in

Gerakan Tresno Purworejo Larisi Purworejo Mulai Diterapkan

Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM. (Foto : Purworejokab.go.id)

 

HALO PURWOREJO – Pemerintah Kabupaten Purworejo, mulai mengimplementasikan gerakan yang disebut “Tresno Purworejo Larisi Purworejo”.

Gerakan untuk meningkatkan kebanggaan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Purworejo ini, juga mewujudkan visi Bupati dan Wakil Bupati Purworejo, yakni Purworejo Berdaya Saing Tahun 2025.

Salah satu implementasinya, adalah terbitnya Surat Edaran Bupati Purworejo Nomor 512.1/3.751 tentang Tresno Purworejo Larisi Purworejo, tertanggal 27 Mei 2021. Semua ASN/Calon ASN, Karyawan/Karyawati BUMD, Kepala Kelurahan/Desa beserta Perangkat Desa, Sekolah dan masyarakat Kabupaten Purworejo diminta agar mensukseskan gerakan Tresno Purworejo Larisi Purworejo.

“Kebijakan Tresno Purworejo Larisi Purworejo meliputi peduli beras petani Purworejo, peduli makanan lokal, peduli batik Purworejo, peduli wisata lokal Purworejo, peduli kerajinan lokal Purworejo, dan peduli Pasar Purworejo,” jelas Bupati RH Agus Bastian SE MM dalam suratnya.

Dijelaskan peduli beras petani Purworejo merupakan upaya untuk  mendorong peningkatan produksi beras lokal, guna mewujudkan ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi pedesaan. Penyedia beras dari petani/gapoktan/Bumdes di Kabupaten Purworejo.

“Kami mendorong ASN dan Pegawai BUMD serta masyarakat umum untuk membeli beras dari petani lokal/gapoktan/Bumdes Purworejo, yang mana bagi ASN minimal 10 kg/bulan,” kata dia, seperti dirilis Purworejokab.go.id.

Peduli makanan lokal tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan UMKM yang bergerak di sektor pangan dan membudayakan konsumsi makanan lokal Purworejo.  Makanan lokal merupakan makanan olahan lokal yang dibuat oleh warga Purworejo dengan bahan baku lokal atau hasil petani Purworejo.

“Makanan lokal wajib dihidangkan pada setiap kegiatan pertemuan/rapat, minimal 70% setiap paket jamuan,” tandas Bupati.

Peduli Batik Purworejo bertujuan meningkatkan kebanggaan dan kepedulian warga Purworejo untuk menggunakan batik motif khas Purworejo. Batik Purworejo merupakan batik motif khas Purworejo dibuat di Purworejo dan hasil karya orang Purworejo. Caranya dengan mewajibkan ASN, perangkat desa dan pegawai BUMD serta pelajar untuk menggunakan batik motif khas Purworejo

 

Peduli wisata lokal Purworejo bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat untuk mencintai, mengembangkan, melindungi dan mengunjungi tempat wisata lokal di Kabupaten Purworejo. Juga mempromosikan wisata lokal Kabupaten Purworejo.

“Kegiatan pertemuan atau event tertentu untuk memanfaatkan tempat pariwisata di wilayah Kabupaten Purworejo,” kata Bupati.

Peduli kerajinan lokal Purworejo merupakan upaya untuk mengangkat dan memperkenalkan produk-produk kerajinan serta potensi kebudayaan termasuk mempertahankan kearifan lokal. Melalui peduli kerajinan lokal dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, sektor industri dan sektor ekonomi kreatif serta berupaya membantu promosi serta pengembangan produk kerajinan lokal.

Peduli Pasar Purworejo untuk meningkatkan kunjungan belanja ke pasar-pasar di wilayah Kabupaten Purworejo.  Keberadaan pasar mempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan perekonomian, pembangunan dan sumberdaya manusia.

“Pengelolaan pasar secara baik dapat membawa suasana baru pada pasar tradisional, sehingga transaksi di pasar tradisional akan meningkat dan turut meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata dia. (HS-08)

Share This

Ratusan PNS Terima Tali Asih dari Korpri

Pemkab Banjarnegara Targetkan Penurunan Kemiskinan 14 Persen pada 2022