in

Gerakan Nglarisi Wonge Dewek Bantu UMKM di masa Pandemi

Bupati Tegal, Umi Azizah menunjukkan produk UMKM Kabupaten Tegal yang dibelinya, dalam event “Gerakan Nglarisi Jajan Wonge Dewek”, di aula Disdagkop UKM. (Foto : Tegalkab.go.id)

 

HALO TEGAL – Bupati Tegal, Umi Azizah meminta masyarakat untuk mencintai, mengampanyekan, dan membeli produk UMKM lokal. Dengan membeli produk lokal, akan membantu pelaku UMKM bertahan dan berkembang di tengah pandemi.

Bupati Tegal mengatakan Pemkab Tegal beberapa waktu lalu telah meluncurkan “Gerakan Nglarisi Jajan Wonge Dewek”, di aula Disdagkop UKM. Gerakan memasarkan produk UMKM secara online ini, juga sebagai bentuk kepedulian di tengah pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan itu, Bupati Tegal Umi Azizah juga ikut membeli beberapa produk UMKM yang dijual di lokasi, seperti sayur-sayuran, makanan, bawang goreng, aneka bumbu, dan produk UMKM lainya.

“Semua di sini juga bisa berperan sebagai agen pemasaran produk UMKM, termasuk saya melalui konsep “Jalabia” atau Jualan bareng Umi- Ardie. Kami ikut mencoba membantu memasarkan produk-produk UMKM. Alhamdulillah setelah kami unggah ke media sosial, ada peningkatan pemesanan dan produksi,” kata Umi Azizah, seperti dirilis Tegalkab.go.id.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas DagkopUKM Kabupaten Tegal Suspriyanti, mengatakan melalui gerakan Nglarisi Jajan Wonge Dewek, dia mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal, untuk membantu UMKM dengan cara membeli produknya.

Kegiatan Nglarisi Jajan Wonge Dewek, akan dilaksanakan bergantian di setiap OPD. “Jadi nanti akan dijadwal. Misalnya pertama di kantor saya, kemudian Senin di kantor Dinkes, dan lain sebagainya. Intinya mana saja yang berkenan. Kami jemput bola mendekatkan pedagang ke konsumen,” kata Suspriyati.

Dia menambahkan, pada saat peluncuran, terdapat 14 UMKM binaan dari Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal yang memasarkan produknya.

“Memang kami batasi, untuk mencegah terjadinya kerumunan. Beragam produk dipamerkan seperti sayur-mayur, biji kopi, kopi kemasan, jajanan nastar, bolu, bawang goreng, minuman herbal, dan lain sebagainya,” kata dia.

Dalam kegiatan ini, sebagian besar produk UMKM habis terjual serta mendapat banyak respons positif dari pengunjung. Ke depan, dia berharap pelaku UMKM Kabupaten Tegal lebih aktif serta inovatif, dalam memasarkan produk-produknya, baik secara online maupun offline. (HS-08).

Share This

Bagikan Isi Ulang Oksigen Gratis, Bupati Minta Warga Isoman Pindah ke Gedung Wanita

431 Pelaku Wisata Gedongsongo Terima Paket Sembako