Gerakan Bangkit Bangsaku Tebar Semangat Optimisme di Jawa Tengah

Para nara sumber menyampaikan materi saat Gathering Mitra dan Media bertajuk Bangkit Bangsaku di Semarang, Kamis siang (15/10/2020).

 

HALO SEMARANG – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Tengah mengajak masyarakat Indonesia meningkatkan solidaritas dan menyebarkan semangat kebangsaan, seiring meningkatnya potensi kerentanan sosial akibat pandemi corona.

Branch Manager ACT Jateng, Agus Budi Haryadi  mengatakan, ACT terus menjalankan aksi-aksi kemanusiaannya.
Hal itu terlihat, sejak pandemi Covid-19 pada Maret lalu, masyarakat yang mendukung gerakan filantropi meningkat signifikan.

“Sejak pertengahan Maret, masyarakat yang berpartisipasi mendukung gerakan filantropi di tengah-tengah kondisi ini naik 154 persen,” kata Budi dalam acara Gathering Mitra dan Media bertajuk Bangkit Bangsaku di Semarang Kamis siang (15/10/2020).

Budi menanbahkan, dukungan masyarakat itu terepresentasi dalam jumlah donatur ke ACT.

Kondisi itu menunjukkan bahwa rasa kemanusiaan masyarakat semakin meningkat di tengah pandemi Covid-19.

“Kami berharap betul pascapandemi ini lahir masyarakat berkarakter kemanusiaan,” tuturnya.

Hamas Rausyanfikr selaku ketua Program ACT Jateng mengatakan, dengan tema besar “Bangkit Bangsaku”, ACT tengah memelihara harapan hidup bangsa.

“Masyarakat hari ini kebutuhannya sangat sederhana sebenarnya. ACT hadir untuk masyarakat yang tidak bisa bekerja karena pandemi, bukan hanya memberikan bantuan pangan, air minum, kesehatan. Tetapi untuk memberitahu ke masyarakat bahwa ada entitas dari masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut dia menambahkan, gerakan “Bangkit Bangsaku”, ACT ingin menyampaikan bahwa relawan dan program-program ACT hadir untuk masyarakat. Antara lain Lumbung Sedekah Pangan, Air Minum wakaf, dan Wakaf Modal Usaha Mikro.

“Dukungan kepada pahlawan medis juga terus digalakkan seperti pembagian Alat Pelindung Diri (APD) di beberapa pusat pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Nara sumber tamu pegiat dakwah di Kota Semarang Ustadz Alfian Yusuf pun menyampaikan beberapa hal yang berhubungan dengan semangat kemanusiaan.

“Masa lalu sudah memberikan kita banyak pelajaran. Setiap ada kesulitan pasti di sana dibarengi dengan kemudahan. Di mana ada hambatan di sanalah tumbuh benih-benih kejayaan,” ujarnya.

Ustadz Alfian menambahkan di tengah keterpurukan ekonomi hingga mengalami resesi sejatinya ada peluang untuk bangkit.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.