Genjot PAD, Salatiga Akan Tambah 45 Unit Tapping Box

Penandatanganan kerja sama tentang pemasangan tapping box antara Pemkot Salatiga dan PT Bank Pembangunan Daerah Cabang Salatiga, baru-baru ini.

 

HALO SALATIGA – PT Bank Pembangunan Daerah Cabang Salatiga, bekerja sama dengan Pemkot Salatiga akan menambah 45 unit alat monitoring transaksi usaha (tapping box) guna mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD).

Pemimpin Bank Jateng Cabang Salatiga, Erna Setyawati mengatakan, tapping box akan dipasang di 45 titik berbeda yang tersebar di wilayah Salatiga.

Menurutnya, alat tersebut nantinya akan terpasang di mesin kasir guna menghitung setiap transaksi yang terjadi.

Selanjutnya, data tapping box akan masuk ke dalam server pemkot.
Dengan demikian, pemkot dapat melihat potensi pajak yang terjadi di tempat usaha tersebut.

“Kami akan siapkan 45 titik pemasangan tapping box. Sebelum pemasangan akan kami survei dan berkoordinasi dengan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Salatiga. Kami juga sudah mengeluarkan biaya sebesar Rp 250 juta untuk sewa, nanti pemkot dan wajib pajak (WP) tinggal memakai saja,” ujarnya.

Kelebihan alat tersebut, lanjut Erna, bisa mendeteksi wajib pajak yang berperilaku “nakal”, dengan menyiasati pengenaan pajak transaksi. Sehingga diharapkan bakal mampu meningkatkan pendapatan daerah dengan melakukan layanan perbankan.

“Apabila ada wajib pajak yang nakal akan kelihatan, jam berapa mereka mematikan alatnya, tanggal berapa akan terdekteksi. Nanti akan kami koordinasikan dengan pemkot apabila ada wajib pajak yang ketahuan melakukan kecurangan untuk menghindari perhitungan pajak. Hal ini memang harus diawasi sebagai upaya memaksimalkan pendapatan daerah,” katanya.

Erna menambahkan, rencana realisasi penambahan 45 tapping box telah ditindaklanjuti dengan kerja sama antara Pemerintah Kota Salatiga dengan PT Bank Pembangunan Daerah Cabang Salatiga.

Kerja sama ini direspon positif oleh Wali Kota Salatiga, Yuliyanto. Menurutnya, penempatan tapping box, sangat efisien dan efektif dalam mengontrol retribusi yang nantinya akan berimbas pendapatan daerah.

“Akan kami kawal, sehingga sinergi dan kerja sama ini bisa meningkatkan PAD Salatiga,” katanya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.