in

Gencar Beri Pelatihan Budikdamber ke Masyarakat, Dinas Perikanan: Bisa Jadi Peluang Usaha Keluarga

Suasana kegiatan pelatihan budidaya ikan dan sayuran dalam ember (Budikdamper) di Aula Kecamatan Semarang Barat, beberapa waktu lalu

HALO SEMARANG – Dinas Perikanan Kota Semarang tengah gencar melaksanakan pelatihan bagi masyarakat terkait cara Budidaya Ikan dan sayuran dalam Ember (Budikdamber).

Diharapkan, kegiatan tersebut meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama menjadi alternatif dan peluang usaha keluarga yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan lahan meski terbatas di halaman rumah.

Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang, Suhindoyo mengatakan, hingga sekarang total program Budikdamber yang dilaksanakan pada tahun ini ada 10 paket untuk dibagikan kepada 10 kelompok masyarakat.

Pelatihan tersebut dilakukan merata di sebanyak 16 kecamatan. Adapun setiap paketnya, peserta pelatihan diberikan ember dan peralatan tangkap dan pakan, serta bibit ikan jenis lele. Setiap paketnya, ada puluhan ember yang disiapkan untuk peserta pelatihan, lalu ember-ember tersebut dapat diisi sampai ratusan bibit lele.

“Memang jenis bibit ikan adalah lele, karena mudah dibudidaya bagi pemula. Pakan ikan kami berikan juga sampai beberapa waktu sehingga peserta diharapkan seusai mengikuti pelatihan bisa mengembangkan diri dan sampai bisa mandiri, dan akhirnya bisa berhasil sampai panen dan menghasilkan,” terangnya, Senin (11/7/2022).

Harapannya, lanjut dia, dengan pelatihan ini peserta bisa mandiri punya usaha perikanan kecil di rumah atau pekarangan masing-masing.

“Tentunya, dengan memanfaatkan ember maupun kolam terpal yang sederhana agar mereka punya usaha rumahan, sehingga bisa dikonsumsi sendiri atau dijadikan komoditas untuk membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” terangnya

Dikatakan dia, setiap pelatihan diikuti sekitar 20-30 peserta, baik itu dari kelompok ibu-ibu PKK tingkat kecamatan maupun kelompok masyarakat lainnya.

“Semuanya kita akomodir, saat ini semua paket sudah dilaksanakan semuanya. Kegiatan ini baru tahun pertama ini, nantinya akan kita evaluasi program ini, sehingga lebih baik lagi untuk ke depannya,” jelasnya.

Sementara, Kuntoro Aji, salah satu penyuluh Perikanan Dinas Perikanan Kota Semarang mengatakan, untuk budidaya pemula ikan kecil dalam ember ada beberapa hal yang wajib diperhatikan. Yakni terkait tahapan penyiapan air sebelum tebar bibit lele di kolam ember.

“Sebaiknya air diendapkan beberapa hari, agar steril dari penyakit seperti jamur. Dan kualitas air harus dijaga, agar PH nya sesuai. Bisa juga dimasukan daun ketapang kering di dalam air, atau daun pepaya yang mudah didapat di sekitar rumah. Setelah lima hari diambil agar tidak membusuk di dalam ember. Ini untuk menjaga kualitas air terjaga dan ikan tetap sehat,” terangnya.

Kemudian pemberian makan, lanjut Aji, juga diperhatikan agar tidak berlebihan, karena jika berlebihan sisa pakan yang tidak habis dimakan ikan akan berubah menjadi zat amoniak atau racun bagi ikan.

“Jadi pemberian pakan secukupnya. Agar air tidak cepat kotor, dan ikan tetap sehat,” pungkasnya. (HS-06)

Pendistribusian Ribuan Paket Daging Kurban di MAJT Berjalan Tertib

Salurkan Kurban di Daerah Pelosok, OJK dan Forkom IJK Gandeng LAZiS Jateng