Gelar RAT, Ketua KPTR Manteb Blora Sampaikan Manajemen Akrobatik

Para peserta rapat anggota tahunan Koperasi Petani Tebu Rakyat Manteb Blora, berfoto bersama. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) Manteb Blora, menggelar rapat anggota tahunan, Tahun Buku 2020. RAT dilaksanakan di kantor KPTR Manteb di Jalan Raya Kunduran – Todanan, Dukuh Gayam, RT 01/RW 03 Todanan, dipimpin Ketua KPTR Manteb Ir H. Bambang Sulistya MMA.

Hadir pada RAT KPTR Manteb, Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto, SPd MH dan Sakijan, anggota DPRD dari daerah pemilihan setempat, yakni Moh Sahari, Donny Kurniawan, dan Mustofa.

Selain itu hadir Camat Todanan Edi Widayat SPd MKes MH, Kepala Dindagkop UKM Blora Sarmidi SP MM, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Ir Hj Reni Miharti M Agr Bus yang diwakili Kepala Bidang Perkebunan DPKP, Mudiyanto, SP, General Manager (GM) pabrik gula PT Gendhis Multi Manis (GMM) Hasbullah serta anggota dan pengurus KPTR Manteb.

Ketua KPTR Manteb Ir Bambang Sulistya MMA, dalam sambutannya mengatakan bahwa sejatinya KPTR ini didirikan atas inisiatif PT GMM.

Kepada pengurus dan anggota KPTR Manteb, disampaikan arahan tentang manajemen akrobatik dalam masa wabah Covid-19. Manajemen akrobatik, yang dia maksud adalah semua pengurus dan anggota harus bekerja keras, dilandasi niat, semangat, siap berkoban dan komunikasi.

Apalagi, di koperasi Manteb ini, pengurus dan pengawasnya di antaranya adalah wakil rakyat, sehingga kelak seharusnya bisa berkembang di kemudian hari.

“Hari ini akan kami catat, kepada yang terhormat wakil rakyat, supaya tingkat kesulitan petani tebu, khususnya dan koperasi ini ke depan dilonggarkan. Sehingga ke depan harus lebih baik,” kata Ir Bambang Sulistya MMA, seperti dirilis Blorakab.go.id.

Camat Todanan Edi Widayat SPd MKes MH, dalam sambutannya mengapreasiasi dan mendorong terselenggaranya RAT KPTR Manteb tahun buku 2020.

“Jadi RAT KPTR Manteb ini dilaksanakan sebagai tanggung jawab apa yang dilakukan oleh koperasi selama satu tahun yang lalu dan untuk membuat perencanaan tahun berikutnya,” ucapnya.

Kepada GMM, ia berharap agar mensejahterakan petani tebu, khususnya di kabupaten Blora.

“Jangan sampai mendengar, ibaratnya pabrik gula yang swasta itu bisa membeli hasil petani tebu lebih tinggi, kenapa kita justru lebih rendah,” ungkapnya.

Kepala Dindakop UKM Blora Sarmidi, SP MM dalam sambutannya menyampaikan sesuai dengan sistem daftar online, saat ini terdapat 713 koperasi di Kabupaten Blora.

“Namun demikian, baru 10 persen yang melaksanakan RAT. Termasuk KPTR Manteb. Ini Luar biasa. Di kabupaten Blora ada 6 KPTR, yang aktif ada 4 KPTR, yang melaksanakan RAT satu-satunya adalah KPTR Manteb,” terangnya.

Sarmidi, bakan mengupas satu persatu dalam bentuk akronim Manteb. Yakni, Man (manusia), orang-oranya yang luar biasa sekali.

“Ada yang anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, anggota DPRD yang ada di kabupaten Blora. Dari orang-orang hebat ini, tentu saja dipimpin oleh orang hebat, yang dahulu menjabat sebagai Sekda Blora,” ungkapnya.

Kemudian A- amanah, N-normal, T-tetap semangat dan bahagia, E-empaty, B-berinovasi.

Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto mewakili anggota DPRD Blora, menyatakan dukungan sepenuhnya supaya ke depan KPTR Manteb bisa lebih baik dan mensejahterakan petani tebu khususnya.

Bahkan, pada kesempatan itu dirinya secara patungan bersama anggota DPRD Blora yang hadir memberikan iuran untuk RAT KPTR Manteb senilai Rp 2 juta.

Sementara itu Kepala Bidang Perkebunan DPKP Blora, Mudiyanto, SP mewakili Kepada DPKP Blora Ir.Hj. Reni Miharti, M.Agr.Bus antara lain menyampaikan bahwa saat ini aktivitas dan pelayanan DPKP pindah di Balai Benih di Desa Purwosari, Kecamatan Blora karena gedung yang sebelumnya ditempati digunakan sebagai Mall Pelayanan Publik (MPP).

Masih di RAT KPTR Manteb, General Manager PT. GMM, Hasbullah menyampaikan bahwa pada awal Ramadan 2021 pihaknya akan melaksanakan giling tebu pertama.

“Jadi mohon doanya, kami akan melaksanakan giling tebu pada awal Ramadan. Kami juga minta maaf sebelumnya, karena belum sempat mengundang pengurus dan anggota KPTR Manteb. Saya sendiri masih baru, mohon maaf,” ucapnya.

Suasana makin menggembirakan dan memotivasi ketika di sela sambutan Kepala Dindagkop UKM Blora Sarmidi, SP, MM meminta kepada peserta RAT untuk melantunkan syair lagu Tombo Ati berbahasa Jawa.

Bagi yang berani tampil, mendapatkan bonus berupa uang tunai yang diberi label Sarmidi Langsung Tersenyum. Adapun pada akhir RAT, dilanjutkan pembagian doorprize yang dilaksanakan dengan cara diundi dan dibagikan sajadah motif batik.

“RAT ini berjalan lancar, aman dan penuh kesenangan. Protokol kesehatan tetap diterapkan,” tutup Bambang Sulistya Ketua KPTR Manteb. (HS-08).

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.