in

Gelar Pray from Home, Bupati Blora Berharap Pandemi segera Berakhir

Bupati Blora H Arief Rohman SIP MSi mengikuti acara “Pray from Home” Doa Bersama untuk Blora, dari Pendopo Rumah Dinas. Turut hadir Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati ST MM, Kapolres, dan Dandim 0721/Blora secara luring. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Penambahan angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Blora mengalami trend penurunan sejak 12 Juli 2021. Pemerintah Kabupaten Blora berharap trend ini terus berlanjut, sehingga wilayah yang kini sudah beranjak ke zona oranye itu, bisa segera masuk ke zona hijau.

Harapan tersebut disampaikan Bupati H Arief Rohman SIP MSi, dalam acara “Pray from Home” Doa Bersama untuk Blora. Bupati yang hadir bersama istri, mengikuti kegiatan itu dari Pendopo Rumah Dinas. Hadir pula di tempat itu, Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati ST MM, Kapolres Blora, dan Dandim 0721/Blora.

Doa Bersama untuk Blora, juga diikuti Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP, secara virtual dari rumah dinasnya di Puri Gedeh, Kota Semarang.

Seluruh ASN/PNS se Kabupaten Blora juga mengikuti secara daring dari rumah masing-masing dengan bergabung melalui zoom meeting, serta saluran live streaming Youtube Arief Rohman, Prokompim Blora, dan Dinkominfo Blora. Total sekitar 1.500 peserta yang mengikuti acara ini.

Acara doa bersama untuk Blora ini, diawali sambutan Bupati yang memaparkan kondisi pandemi saat ini. Di mana Kabupaten Blora kali ini sudah memasuki zona risiko oranye.

“Upaya lahir terus kita lakukan agar Blora bisa segera membaik. Apalagi saat ini sudah masuk zona oranye. Sejak 12 Juli penambahan angka kasus positif mengalami trend penurunan. jika sebelumnya setiap hari rata-rata ada lebih dari 100 kasus baru. Kini berkurang menjadi kisaran 60 hingga 80 kasus, yang mana hari ini tanggal 18 Juli ada 75 kasus baru. Semoga terus menurun,” kata Bupati Arief, seperti dirilis Blorakab.go.id.

Diungkapkan, vaksinasi juga terus dilakukan bekerja sama dengan TNI dan Polri. Selain upaya lahir ini, upaya batin juga dilakukan dengan melaksanakan doa bersama.

“Alhamdulillah Pak Gubernur berkenan membuka dan memberikan arahannya. Kita berharap dengan doa bersama ini semoga saudara-saudara kita yang sakit bisa segera sembuh, yang meninggal husnul khotimah, dan pandemi bisa segera berakhir,” kata Bupati.

Sementara itu, Gubernur Ganjar Pranowo dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan doa bersama di Kabupaten Blora sebagai salah satu upaya spiritual dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Beberapa hari lalu Pak Bupati ngontak saya lewat WA dan meminta izin untuk melaksanakan doa bersama. Ini merupakan upaya baik yang harus kita lakukan bersama-sama. Saat pandemi seperti ini kekuatan doa harus terus kita panjatkan , selain juga upaya lahiriyah,” ungkap Ganjar Pranowo.

Gubernur juga berpesan agar seluruh pemimpin daerah baik Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, bahkan Gubernur sendiri harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan terbaik.

“Kondisi pandemi membuat masyarakat kita banyak bertanya, meminta bantuan dan lain sebagainya. Maka dari itu kita harus hadir langsung. Jangan bosan membalas pertanyaan masyarakat, baik yang disampaikan langsung maupun melalui media sosial, bahkan WA,” kata Ganjar.

Selain itu, situasi seperti ini juga memberikan pembelajaran kepada kita bahwa saya sebagai Gubernur tidak ada apa-apanya. Tidak ada yang sempurna, semuanya dibuat bingung karena virus yang tidak kelihatan, yang belum pernah kita lihat langsung. Ini menunjukkan kekuasaan Allah SWT yang memang tidak terbatas. Monggo kita berdoa bersama semoga pandemi ini segera usai,” ungkap Ganjar.

Usai sambutan Gubernur dilanjutkan pembacaan Yasin, Tahlil, dan sholawat Nariyah yang dipandu KH Khoirurroziqin dari Takmir Masjid Agung Baitunnur Blora. Kemudian ditutup doa bersama yang dipimpin KH Muharror Aali, Ketua MUI Kabupaten Blora yang juga Pengasuh Ponpes Khozinatul Ulum Blora. (HS-08).

Share This

7 BUMD Pemalang Bantu Penanganan Covid-19

Pegadaian Gelar Doa Istighosah Nasional untuk Indonesia Sehat