in

Gelar Operasi Yustisi, Polres Banjarnegara Sasar Pasar hingga Taman Kota

Anggota Polres Banjarnegara bersama TNI Kodim 0704/ Banjarnegara dan Satpol PP Kabupaten Banjarnegara, menegur warga yang tidak mengenakan masker, dalam operasi yustisi untuk mendukung PPKM Level 3 di Banjarnegara dan menegakkan protokol kesehatan. (Foto : Humas.polri.go.id)

 

HALO BANJARNEGARA – Polres Banjarnegara bersama TNI Kodim 0704/ Banjarnegara dan Satpol PP Kabupaten Banjarnegara, menggelar operasi yustisi untuk mendukung pelaksanaan perberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 di Banjarnegara dan menegakkan protokol kesehatan.

Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto SH SIK MH MSi melalui Kabag Ops Kompol Sardoyo SH MH, mengatakan operasi yustisi merupakan bagian dari upaya untuk mengajak masyarakat, memutus rantai penyebaran Covid-19 di Banjarnegara.

“Operasi yustisi dilaksanakan di tempat keramaian, seperti Pasar Salak, Pasar Induk, Alun-alun Banjarnegara, Kuliner Banjarnegara, toko modern minimarket, angkringan, pedagang kaki lima, kafe, Stadion Banjarnegara, dan Taman Kota Banjarnegara,” kata dia, Kamis (19/8), seperti dirilis Humas.polri.go.id.

Dalam kegiatan yang dilakukan dengan penerangan keliling itu, masyarakat diajak menaati protokol kesehatan. Petugas juga memberikan masker secara gratis, serta menegur warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Pada pemilik toko yang masih buka melebihi batas waktu yang ditentukan, petugas juga meminta ahar segera ditutup.

Petugas juga menyampaikan imbauan dan penyuluhan, kepada pemilik usaha kuliner, agar tidak melayani makan di tempat. “Kami juga menutup berapa ruas jalan,” tuturnya.

Dia mengimbau masyarakat selau mentaati aturan PPKM Level 3 dan protokol kesehatan.

“Mari kita budayakan protokol kesehatan serta dukung percepatan penanganan Covid-19,” kata dia.

Masker

Lebih lanjut Kabag Ops Kompol Sardoyo SH MH, mengatakan pihaknya menekanan pentingnya penggunaan masker secara benar. Dia mengatakan untuk masker kain, setiap tiga jam atau maksimal 4 jam harus diganti.

“Jika masker basah atau lembab, maka harus diganti. Untuk itu kami mengimbau masyarakat membawa beberapa masker sekaligus. Sesampainya di rumah, masker segera dicuci,” kata dia.

Menurut dia, penggunaan masker efektif kalau diikuti dengan protokol kesehatan lainnya, yakni mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

“Agar penggunaan masker efektif protokol kesehatan harus selalu diterapkan,” tuturnya.

Ia berharap, kegiatan hari ini dapat memotivasi masyarakat Banjarnegara untuk tetap menjaga kesehatan.

“Semoga dengan selalu menerapakan protokol kesehatan pandemi Covid-19 segera berlalu,” tandasnya. (HS-08)

Share This

Semua Pondok Pesantren di Pekalongan Bakal Mendapat Vaksinasi

1.000 Warga Ikut Gerai Vaksinasi Presisi, Kapolres Temanggung Berharap Segera Herd Immunity