in

Gelar Operasi Patuh Candi 2022, Satlantas Polres Brebes Lakukan Sosialisasi dan Bagikan Stiker

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Brebes, Ipda Saeful menempelkan stiker dalam Operasi Patuh Candi 2022, di sekitar exit tol Brebes Timur, Jumat (17/06/2022). (Foto : humas.polri.go.id)

 

HALO BREBES – Satlantas Polres Brebes, membagi-bagikan stiker dalam Operasi Patuh Candi 2022, di sekitar exit tol Brebes Timur, Jumat (17/06/2022).

Selain membagikan stiker kepada pengguna jalan, Unit Pengaturan dan Pengawalan (Patwal) Satlantas Polres Brebes, juga menyosialisasikan aturan berkendara dan peran masyarakat dalam ikut menciptakan ketertiban lalu lintas.

Kanit Dikyasa, Ipda Saeful mewakili Kasat Lantas AKP Endah Setyaningsih, seperti dirilis humas.polri.go.id, mengatakan kegiatan tersebut untuk memberikan pemahaman kepada pengguna jalan, agar tertib dan mematuhi aturan berlalu lintas. Hal itu sekaligus untuk mengurangi risiko kecelakaan saat berkendara.

“Harapannya, masyarakat bisa meningkatkan kesadaran dan tertib berlalulintas saat berkendara dan diharapkan dapat mengurangi angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas, yang berawal dari pelanggaran,” kata dia.

Seperti diketahui, Polda Jateng menggelar Operasi Lalu lintas mulai 13 Juni sampai 26 Juni 2022.

“Polda Jateng, mengerahkan sebanyak 2.700 personel yang dilibatkan, yang tersebar di 35 Polres jajaran,” kata Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Kegiatan operasi Patuh Candi 2022, dilaksanakan dalam rangka mendidik dan menyadarkan masyarakat untuk tertib berlalu lintas.

“Hal ini harus dilaksanakan untuk mencegah adanya pelanggaran lalulintas yang mengakibatkan laka lantas yang berakibat fatal,” imbuhnya.

Kapolda menekankan agar anggota yang bertugas memahami sasaran operasi dan mengutamakan edukasi pada masyarakat secara preventif dan preemtif.

Ditambahkannya, Operasi Patuh merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan oleh seluruh jajaran kepolisian di Indonesia.

Kapolda menekankan agar penindakan pelanggaran tersebut dilakukan secara humanis dan menggunakan mekanisme ETLE.

“Utamakan pendekatan humanis didahului sosialisasi secara edukasi dan himbauan humanis sehingga masyarakat terdidik dan tergerak untuk tertib berlalulintas,” tandasnya.

“Apabila diketemukan pelanggaran lalulintas, maka penegakan hukumnya melalui mekanisme ETLE,” imbuh Ahmad Luthfi.

Kapolda berharap agar anggota Polri dan masyarakat menjadi pelopor keselamatan berlalulintas di jalan raya.

Dirinya meminta masyarakat mengutamakan keselamatan di jalan dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kapolda memerintahkan agar anggota melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan didasari dengan niat ibadah.

“Jangan lupa berdoa dan bersyukur sehingga pengabdian yang diberikan betul-betul tulus,” pesannya. (HS-08)

Dapat Tamu Kedubes Australia, Arif Sugiyanto : Kemiskinan Bukan Ciri Khas Kebumen

264 Jemaah Haji Khusus Tiba Perdana di Bandara Jeddah