Gelar Nyadran di Goa Kreo, Warga Kandri Doakan Indonesia agar Terbebas dari Corona

Warga RW 3 Talun Kacang, Kelurahan Kandri menggelar Nyadran Goa di Goa Kreo, Selasa (26/5/2020).

 

HALO SEMARANG – Warga RW 3 Talun Kacang, Kelurahan Kandri menggelar Nyadran Goa di Goa Kreo, Selasa (26/5/2020). Acara tersebut berlangsung sejak pukul 07.00 yang dimaksudkan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah.

Pantauan di lapangan, warga mulai berbondong-bondong sejak pagi dengan membawa buah-buahan dan hasil bumi. Mereka menuju puncak area Goa Kreo dan berhenti di Watu Tenger yang berada di lokasi tersebut.

Sesampainya di area tersebut, buah dan palawija, serta nasi bungkus yang di area tersebut dikenal dengan sebutan sego ketek ditata sebagai bagian dari perlengkapan ritual.

Buah-buahan dan palawija dibentuk seperti gunungan dan kemudian warga berdoa bersama di area itu.

Usai doa selesai, buah-buahan dan palawija disebar untuk diberikan kepada monyet yang ada di area tersebut. Sementara warga mengambil sego ketek untuk kemudian dimakan bersama-sama.

Ketua RW 3 Kampung Talun Kacang, Kelurahan Kandri, Danu Kasno menerangkan, kegiatan nyadran goa sebagai wujud rasa syukur yang ditunjukkan oleh warga masyarakat di daerah Kandri.

Pihaknya melaksanakan kegiatan rutin tahunan ini karena sudah terbiasa atau menjadi tradisi.

“Hampir seluruh warga kami mengikuti semua acara ini. Nyadran goa ini khusus dilakukan warga kami. Untuk Sesaji Rewanda yang biasanya dilaksanakan pemerintah tidak diadakan karena wabah Covid-19,” katanya.

Kepala UPTD Goa Kreo, Mamit Sumitra yang ikut dalam acara tersebut memberikan sambutan meski dalam situasi kurang menguntungkan, namun nyadran goa tetap bisa dilaksanakan.

Namun masyarakat tetap harus melakukan jaga jarak dan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Warga juga mendoakan agar virus corona segera pergi dari Indonesia.

“Dinas tidak bisa menyelenggarakan acara Sesaji Rewanda seperti biasa. Tapi nyadran goa ini tetap dilaksanakan mandiri oleh warga. Setidaknya ini membantu kami untuk memberikan makan kepada kera yang ada di sini. Selain itu juga sebagai bentuk syukur warga agar diberikan kesehatan selalu, terutama dihindarkan dari Covid-19 yang marak akhir-akhir ini,” tandasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.