in

Geger di Medsos Pengunjung Karaoke Argorejo Semarang Diamuk Warga, Ini Pemicunya

Kepolisian saat melakukan pemeriksaan peristiwa kekerasan di Komplek Argorejo Gang 3, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Sabtu (30/3/2024).

HALO SEMARANG – Geger di media sosial (medsos), sejumlah penghuni karaoke di Komplek Argorejo Gang 3, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang mengamuk dan memukuli salah satu pengunjung. Peristiwa itu ternyata dipicu karena pembacokan dan penganiayaan terhadap operator di salah satu karaoke.

Dari video yang diposting di akun instagram @kejadiansmg, terlihat sejumlah orang melakukan kekerasan kepada salah satu pengunjung. Informasi yang diterima, pengunjung itu ditinggal kabur temannya setelah melakukan pembacokan kepada operator.

Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar Winanomo mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (30/3/2024) dini hari. Ia menjelaskan operator bernama Danang Rojaki (35) warga Gondorio itu mendapatkan perawatan medis karena mendapatkan luka bacok dari pengunjung.

“Korban diperkirakan mendapatkan 8-10 luka sobek. Kini sudah dalam penanganan medis kondisi korban juga sudah membaik,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Lebih lanjut, dari pemeriksaan sejumlah saksi, peristiwa ini bermula ketika ketiga orang datang ke lokasi kejadian mengendarai mobil. Setelah mendapatkan room, 30 menit kemudian salah satu orang itu keluar dan berbuat onar kepada tamu lainnya.

Kemudian salah satu operator masuk ke dalam room rombongan itu dan meminta agar mengkondisikan temannya agar tidak reseh. Namun saat diamankan, pria itu malah mengamuk. Kedua temannya itu ternyata juga sempat memukuli pria itu.

Namun, tiba-tiba pria itu malah menarik operator yang sedang duduk-duduk dan langsung melakukan pemukulan. Melihat aksi kekerasan itu, rekan operator kemudian melerai. Namun kedua rekan pria itu tak terima dan langsung melakukan pembacokan.

“Satu pelaku itu mengeluarkan senjata tajam lalu membacok korban dengan cara membabi buta,” terangnya.

Usai melakukan pembacokan, dirinya menyebut pelaku penusukan bersama satu temannya kemudian melarikan diri. Sedangkan pria bernama Yeremia itu ditinggal kemudian diamuk oleh masyarakat sekitar.

Saat ini, pelaku Yeremia Eko sudah diamankan di Polsek Semarang Barat untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sedangkan untuk kedua rekannya masih dalam proses pengejaran.

“Untuk dua pelaku lainnya, masih dalam pengejaran,” imbuhnya. (HS-06)

Tirta Baribis Brebes Gelar Diklat Pegawai untuk Meningkatkan Pelayanan pada Pelanggan

Ekpansi Pasar, AQUA Elektronik Resmikan AQUA Inspired Shop Pertama di Semarang, Ini Lokasinya