in

Garap Kerajinan Tangan Kayu Brebes, Mahasiswa KKN Undip Edukasi Sistem Pemasaran

Dimas Fakhrur Roji mahasiswa KKN Undip saat observasi potensi kerajinan tangan berbahan kayu di Desa Pemaron, Brebes.

 

HALO SEMARANG – Di tengah wabah Covid-19 yang sedang terjadi saat ini, ekonomi masyarakat sedang mengalami krisis. Kaum muda khususnya mahasiswa diharapkan mampu menciptakan inovasi di masa pandemi. Hal demikian dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19.

Dimas Fakhrur Roji, mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro (Undip) asal Kabupaten Brebes saat ini sedang melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Pemaron, Kecamatan Brebes, Selasa (3/8/2021).

Dengan memanfaatkan potensi yang ada, Dimas berusaha menciptakan kerajinan tangan berbahan kayu di Desa Pemaron, Brebes.

Program yang dilaksanakan yaitu pembuatan pelengkap interior rumah berbahan kayu. Masyarakat juga diedukasi tentang sistem pemasaran secara online di media sosial.

Dimas menyampaikan, perkembangan dunia digital saat ini, hampir semua aspek dapat dilakukan secara online, mulai dari makan hingga membeli pakaian.

“Inovasi dari program yang dilaksanakan adalah melakukan branding dan pemasaran secara online, baik pemasaran produk atau penawaran jasa pembuatan. Kendala yang dialami saat ini adalah terkait pemasaran yang belum maksimal, di mana pemasaran dilakukan dengan mengandalkan pengetahuan orang dan belum menggunakan media sosial,” tutur Dimas.

Ada banyak inisiatif untuk memberikan suatu branding produk dan melaukan pemasaran secara online di media sosial. Keahlian para tukang di Desa Pemaron sudah sangat mumpuni.

Hanya saja pemasaranya masih manual serta pengelolaanya masih tradisional.

Dr Rr Karlina Aprilia SE MSc Act selaku dosen pembimbing lapangan menuturkan, mahasiswa diharapkan bisa berinovasi dengan mengikuti kegiatan KKN ini.

“Masyarakat mempunyai kemampuan untuk menjadikan peluang dengan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar. Walaupun di tengah pandemi, masyarakat harus tetap berproses dengan kemampuan yang dimiliki. Hadirnya mahasiswa yang melaksanakan KKN di daerah asal, diharapkan mampu membantu proses itu. Semoga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk bangkit dari pandemi,” ungkap Karlina.

Harapan dengan adanya kegiatan KKN TIM II Desa Pemaron Brebes, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Sasaran yang nantinya dibidik dalam program-program tersebut, dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi pemasukan masing-masing kelompok masyarakat.(HS)

Share This

Memasuki Usia 39 Tahun, Unika Soegijapranata Mengusung Antusiasme Bertransformasi

Dapat Laporan Masyarakat, Portal Jembatan Kali Bulanan Weleri Diperbaharui