in

Gara-gara Ciutan di Medsos, Pemain Brasil Minta Maaf ke PS Sleman

Guilherme Felipe de Castro, eks pemain PS Sleman. (Dok/PS Sleman)

 

HALO SPORT –  Apes memang nasib gelandang Guilherme Felipe de Castro atau yang dikenal sebagai Batata. Pemain asal Brasil sempat bikin heboh di media sosial setelah mengungkapkan kekecewaannya terhadap manajemen PSS. Namun klub membeberkan persoalan yang sesungguhnya dan mendesak Batata meminta maaf. Buntutnya, Batata segera meminta maaf.

PSS meradang setelah pemain berusia 29 tahun itu mengungkapkan masalah kepengurusan EPO (Exit Permit Only) Visa lewat akun media sosial. Batata menuding manajemen klub tidak mengurus proses EPO. Dia mengatakan sudah menghubungi manajemen tetapi tidak mendapatkan respons.

Namun tudingan eks-pemain tim nasional Brasil U-17 itu langsung dibantah PSS. Direktur Utama PT PSS, Marco Gracia Paulo menuturkan bila pernyataan Batata sama sekali tidak benar. Bahkan permohonan dari yang bersangkutan baru diterima manajemen, Selasa (15/6/2021).

“Saya kecewa karena Batata tidak cek lebih dulu bagaimana situasi yang sebenarnya. Jika Batata menyatakan sudah kontak manajemen, perlu diklarifikasi kepada siapa dia melakukan kontak tersebut,” ujar Marco, Selasa (22/6/2021).

Pernyataan Batata itu sama sekali tidak benar. Menurut dia PSS tidak pernah menahan atau menghambat pemain. Klub justru membantu pemain supaya proses berjalan cepat. Bahkan masih ada persyaratan dokumen yang belum dilengkapi oleh perwakilan Batata.

Manajemen PSS menyayangkan sikap Batata yang bukan hanya memprovokasi. Marco menyatakan pemain tersebut telah menyebarkan berita yang tidak sesuai fakta dan menyesatkan kepada publik dan tentu saja merugikan PSS.

“Untuk itu, saya minta Batata untuk tidak memperpanjang masalah ini. Kepada Batata untuk segera sampaikan klarifikasi dan permohonan maaf dengan segera karena hal ini sudah ramai dan viral,” kata dia menegaskan.

Batata rupanya ngeper dengan ancaman PSS. Dirinya pun buru-buru meminta maaf. Pemain yang bermain 30 kali dan membuat dua assist di kompetisi itu menuturkan bila ada kesalahpahaman dari insta story-nya.

“Saya, Guilherme Felipe de Castro, dengan segala kerendahan hati, saya ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada manajemen dan jajaran staf PSS Sleman terkait kesalahpahaman yang terjadi dan disebabkan oleh konten insta story saya beberapa waktu yang lalu,” ujar Batata di akunnya.

“Harus saya akui, saat itu saya kurang memahami situasi internal PSS sehubungan dengan kepengurusan administrasi kepindahan saya. Saya siap bersikap kooperatif agar tidak ada lahi permasalahan ke depannya,” kata dia lagi.

Batata pun mengapresiasi respons cepat PSS. Dirinya mengaku tak ingin berkonflik dengan klub lama yang sudah diperkuatnya selama 2019-2021.

“Saya memberi apresiasi atas usaha mereka. Saya tidak ingin mmebuat konflik atau masalah dengan mereka. Saya hanya ingin bekerja kembali dengan cepat,” ujar dia .

Batata merupakan pemain asing yang dilepas PSS. Menurut Marco tidak diperpanjangnya kontrak Batata lebih bersifat persoalan teknis.(HS)

Share This

Pemkot Semarang Perbanyak Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19

Kembali Berprestasi karena Dukungan Orang Terdekat