Ganjar Tegas Larang Balon Udara Liar

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Dok/Humas Jateng)

 

HALO SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah melarang pelepasan balon udara liar yang kerap terjadi sepekan pasca Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah. Hal itu ditegaskan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kepada awak media, Kamis (21/04/22).

Diungkapkan Ganjar, aktivitas penerbangan pesawat akan terganggu jika penerbangan balon udara liar dibiarkan. Hal membahayakan tersebut menjadi faktor Pemprov Jateng tegas melarangnya.

“Dua bulan lalu kita sudah bicara soal itu, kita gak boleh ada balon liar, karena akan membahayakan penerbangan,” kata Ganjar.

- Advertisement -

Menurutnya, lebih bagus diselenggarakan festival balon udara yang diikat dan dibatasi ketinggiannya, agar tidak menggangu lalu lintas penerbangan.

“Tapi kalau mau dilaksanakan bikin saja festival balon yang diikat dan tidak usah tinggi dulu, ini pernah dibuat di Pekalongan. Itu nanti malah bisa dilihatkan bagus,” katanya.

Hal itu dilakukan supaya masyarakat dapat melakukan pelepasan balon udara secara legal, seperti yang dilakukan masyarakat di Kabupaten Pekalongan dan Wonosobo.

“Saya minta pemda juga sosialiasi ke masyarakat dan memberikan wadah dengan mengadakan festival balon,” jelasnya.

Dirinya juga meminta peran aktif dari masyarakat untuk memberikan informasi atau melaporkan jika menemukan titik pelepasan balon liar kepada pihak terkait seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) atau kepolisian.

“Tolong masyarakat juga ikut menertibkan agar tidak ada lagi yang nekat melepas balon,” imbuhnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.