Ganjar Sambangi Longsor di Wologito Semarang, Minta Warga Tetap Waspada

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ketika meninjau lokasi longsor di Wologito, Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat, Selasa (9/2). (Foto : Humas Jateng)

 

HALO SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengingatkan warga yang tinggal di daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewasapadaan.

Menurut dia, musim hujan masih berlangsung lama dan intensitasnya juga tinggi. Pada daerah rawan longsor, kemungkinan terjadinya bencana juga lebih besar.

Karena itu dia menyarankan, agar warga, pemangku wilayah, dan pihak terkait perlu terus memantau perkembangan cuaca, melalui BMKG.

“Dipantau terus lewat BMKG. Saya minta hati-hati karena cuaca ini mungkin akan berkangsung lama,” kata Ganjar.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ketika meninjau lokasi longsor di Wologito, Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat, Selasa (9/2). (Foto : Humas Jateng)

 

Arahan Gubernur Ganjar Pranowo tersebut, dia sampaikan ketika bersepeda pagi, sambil meninjau lokasi longsor di RT 4 RW 7 Wologito, Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat, Selasa (9/2) pagi.

Berangkat pukul 06.30 wib, Ganjar kemudian menengok salah satu rumah yang bagian belakangnya rusak berat, karena tertimpa material longsor dari tebing di belakang rumahnya.

“Bu panjenengan terus tidur di mana ? Jangan di sini lho, ini masih bahaya,” kata Ganjar, pada si pemilik rumah yang merupakan istri dari ASN di Pemkot Semarang.

Ganjar juga menayakan kondisi rumah dan bantuan apa saja yang sudah diterima warga. Ganjar pun mendapat curhatan dari warga agar segera dibangun talut di bekas longsor.

“Dari BPBD sudah berikan apa saja bu? Ini panjenengan resik-resik dulu, kalau ada kurang, ngomong sama pak RT-nya biar dibantu,” ucap Ganjar.

Ketua RW 7, Sarmin Hadi Priyono menuturkan, longsor terjadi dua kali, Sabtu (6/2) dini hari. Longsor pertama terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Kemudian pada sekitar pukul 04.00 Wib terjadi longsor susulan dan menimpa 3 rumah.

“Menimpa 3 rumah, yang paling parah 2 rumah,” kata Sarmin.

Setidaknya 6 keluarga terpaksa diungsikan ke rumah warga. Sarmin mengatakan, bantuan dari Camat, BPBD hingga Pemkot Semarang juga telah diterima.   Sementara Ganjar memberikan bantuan tunai untuk warga setempat

“Pak Gubernur tadi mengingatkan terkait protokol kesehatan, tadi diingatkan untuk terus hati-hati dan juga soal sampah,” kata Sarmin. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.