in

Fraksi Gerindra Desak Pemerintah Fokus Siapkan Anggaran Jika PPKM Darurat Diperpanjang

Wakil Ketua Komisi C DPRD Jawa Tengah Sriyanto Saputro. (Dok/dprd.jatengprov.goid).

 

HALO SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan akan mengikuti perkembangan terkait perpanjangan PPKM Darurat. Bahkan skenario-skenario khusus dengan menyiapkan politik anggaran untuk penanganan tengah dipersiapkan.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Jawa Tengah, Sriyanto Saputro mengungkapkan, pemerintah tetap perlu menyiapkan secara matang pengalokasian sumber dana untuk skenario tersebut.

Ia mengaku kecolongan, sebab baru mengetahui informasi persiapan skenario ini dari media. Kendati demikian, sepanjang program yang nantinya dilakukan adalah untuk kepentingan rakyat, maka pihaknya akan mendukung.

“Perlu dipersiapkan secara matang terutama sumber dananya untuk program kontingensi. Sebab saat ini pun, APBD Jateng 2021 juga terpengaruh dengan adanya kebijakan dari pusat terkait alokasi untuk penanganan Covid-19,” ungkap Sriyanto kepada halosemarang.id, Sabtu (17/7/2021).

Di sisi lain, baginya, pemerintah juga perlu memperhatikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mengalami penurunan karena adanya pandemi. Sehingga, lanjutnya, sumber dana untuk kontingensi bisa berasal dari hasil refocusing atau dana lain setelah adanya pembahasan lebih detail.

“PAD kita juga terdampak sehingga sampai pertengahan tahun atau akhir juni 2021 dari target 14,975 T baru terealisasi 6,089 T atau 40,66%. Jadi dari sisi fiskal kita menghadapi masalah. Mungkin untuk kontingensi bisa bersumber dari hasil refocusing, atau perlu dibahas lebih detail lagi,” politikus Gerindra itu.

Ia menerangkan bahwa mayoritas PAD Provinsi Jawa Tengah berasal dari pajak kendaraan bermotor. Namun dengan menurunnya perekonomian rakyat selama pandemi, target pajak kendaraan menjadi tidak tercapai.

Dilanjutkannya, bahwa pihaknya masih belum mengetahui pola strategi kontijensi yang akan diterapkan Pemprov Jateng.

“Yang pasti saya juga belum tahu gambaran kontingensi itu akan menggunakan dana apa. Kan baru wacana,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan mengikuti keputusan pemerintah pusat untuk ketentuan PPKM Darurat. Jika diperpanjang, maka tindakan kontinjensinya adalah dengan menyiapkan politik anggaran untuk backup penanganan.

“Dinas UMKM juga sudah saya minta mendeteksi, teman-teman yang sedang berusaha kondisinya seperti apa. Dampaknya seperti apa, tingkat pertahanannya seperti apa. Nanti program penyelamatannya seperti apa,” terang Ganjar.(HS)

Share This

Bareskrim Polri Jemput Kurator PKPU di PN Jakarta Pusat

Bank Sampah Resik Becik, Edukasi Masyarakat Kreasi Sampah Jadi Ternilai