in

Fokus Penuh Bantu Bagnaia

Paolo Ciabatti/dok

HALO SEMARANG – Tim Ducati telah mengamankan satu gelar sebelum MotoGP 2022 selesai.

Skuad dari Italia itu berhasil memenangi titel konstruktor dengan lima balapan tersisa.

‘’Sekarang kami bisa fokus mengejar gelar pembalap dan tim,’’ tutur Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti seperti dilansir dari MotoGP.

Dalam klasemen sementara pembalap, Francesco Bagnaia, rider andalan tim pabrikan Ducati, menduduki posisi kedua.

Pecco, panggilan akrab Bagnaia, hanya tertinggal 10 angka dari Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha).

Ciabatti berharap bisa menang lagi pada Grand Prix (GP) Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi, 25 September mendatang.

Paolo mengaku kurang senang dengan kegagalan Bagnaia memenangi GP Aragon.

Mantan anak didik Valentino Rossi itu dikalahkan Enea Bastianini yang mulai musim depan menjadi tandemnya.

‘’Pecco tak ingin mengambil risiko untuk menyalip Enea lagi karena risikonya terlalu tinggi,’’ ungkap Ciabatti.

Dia menilai persaingan untuk titel juara akan semakin ketat antara Pecco dan Bagnaia.

Dengan kejuaraan yang memasuki fase kritis, Ducati tidak boleh kehilangan hasil penting, termasuk karena persaingan di antara pembalap mereka sendiri.

Ciabatti memberi sinyal bahwa team order bakal diberlakukan.

‘’Penting bagi Ducati untuk memenangi gelar juara dunia dari kategori pembalap. Kami baru meraihnya sekali pada 2007 melalui Casey Stoner,’’ tandasnya. (Hs-06)

Rintis Jalan Menuju Papan Atas

Dapat Debut Lawan Maut