Flyover Dibangun, Kemacetan Diharapkan Teratasi

Proyek pembangunan flyover Ganefo Mranggen ruas Semarang-Godong di Kabupaten Demak.

 

HALO SEMARANG – Pembangunan flyover Ganefo Mranggen ruas Semarang-Godong di Kabupaten Demak masih terus berlangsung. Kepadatan lalu lintas di persimpangan kereta api tersebut semakin menjadi akibat pembangunan flyover tersebut.

Pantauan halosemarang.id, penyempitan terjadi dari pembangunan tersebut yang berdampak kepadatan volume lalu lintas hingga mengularnya antrean kendaraan.

Namun, dari pembangunan ini membuat lega sejumlah pengguna jalan. Salah satunya, Doni (27) yang mengatakan, meski saat ini perjalanannya terganggu proyek pembangunan flyover, ke depannya kemacetan tidak akan terjadi seperti sekarang.

“Sekarang macet nggak papa, tapi nanti kalau sudah jadi kan lancar,” kata Doni kepada halosemarang.id, Sabtu (24/4/2021).

Menurut Doni, waktu satu jam dirinya tempuh dalam perjalanan dari rumahnya di kawasan Karangawen, Kabupaten Demak menuju Kota Semarang untuk bekerja.

“Sekarang berangkat gasik, satu jam perjalanan dari rumah sampai kerjaan. Dulu (sebelum pembangunan proyek flyover) paling 40 menit,” ungkapnya.

Serupa dialami Mahmud (31) pengguna jalan lainnya. Dengan adanya pembangunan flyover menurutnya dapat memberikan dampak yang baik, khususnya dalam dunia transportasi.

“Bagus, ke depannya jarak tempuh akan lebih cepat, bus normal lagi, juga jasa ekspedisi. Nantinya kan juga ekonomi tumbuh cepat,” kata Mahmud, Sabtu (24/4/2021).

Sementara, Ahmad warga Kembangarum, Kecamatan Mranggen menuturkan, dari pembangunan flyover tersebut dapat menata Pasar Sayur yang berada di persimpangan rel kereta. Saat ini, Pasar Sayur tersebut telah direlokasi tak jauh dari tempat sebelumnya.

“Sekarang kekumuhan persimpangan rel kereta tidak ada lagi, itu sudah dipindahkan. Saya mendukung proyek ini, semoga cepat selesai,” tutur Ahmad.

Menurutnya, kemacetan wajar terjadi saat pembangunan. Dengan pembangunan terus dilakukan, lanjut Ahmad, perekonomian akan bangkit lagi.

“Nanti kalau pembangunan ini sudah jadi, ekonomi masyarakat akan tumbuh. Pandemi Covid-19 perlahan akan berlalu,” tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo telah mengecek pembangunan flyover Ganefo Mranggen, Selasa (20/4/2021).

Pengecekan dilakukan untuk mengetahui progres pembangunan sekaligus memastikan tidak ada persoalan berarti dalam pembangunan proyek itu.

Dikatakan Ganjar, proyek pembangunan flyover Ganefo Mranggen ditargetkan rampung pada Maret 2022 mendatang. Dia meminta masyarakat bersabar dan memberikan dukungan.

“Ini masih agak panjang waktunya, bagi masyarakat yang tiap hari melintas jalur ini, tolong sabar. Kita butuh bantuan masyarakat untuk tertib lalu lintas, mau antre dan ikuti aturan polisi agar tidak terjadi kemacetan. Mari kita menjaga bareng-bareng, kami akan berusaha kerjakan secepatnya,” tandasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.