in

Festival UMKM-IKM Kendal, Bank Jateng Tawarkan Program KUR

Stan Bank Jateng cabang Kendal, siap melayani dan memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam Festival UMKM-IKM, Jumat (10/12/2021).

HALO KENDAL – Festival UMKM-IKM digelar Forum Pengusaha Kendal (FPK) bersama Bank Jateng di area Pabrik PT Terryham Proplas Indonesia, di Lingkar Arteri Kaliwungu, Kamis (9/12/2021) sampai Jumat (10/12/2021).

Dalam acara festival tersebut, berbagai program dan manfaat ditawarkan oleh Bank Jateng kepada masyarakat. Dari beberapa program yang ditawarkan oleh Bank Jateng, salah satunya yang menarik adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang memiliki ketentuan berbeda terkait limit kredit dan tenor angsuran.

Bagian Pemasaran Bank Jateng Cabang Kendal, Sheila menjelaskan, pada KUR Mikro, nasabah dapat mengajukan kredit modal sampai dengan Rp 25.000.000.

“Sedangkan untuk melunasi KUR Mikro nasabah bisa memilih periode cicilan mulai dari satu tahun sampai dengan empat tahun,” jelasnya kepada halosemarang.id, Jumat (10/12/2021).

Sheila yang didampingi bagian pemasaran lain Aldi menambahkan, Bank Jateng juga menawarkan jenis KUR Ritel bagi para pemilik perusahaan.

“Limit pengajuan KUR Ritel bisa mencapai angka Rp 500.000.000, dengan tenor cicilan hingga 60 bulan,” imbuhnya.

Dijelaskan, dalam hal ini Bank Jateng telah menetapkan bahwa besaran bunga untuk program KUR Bank Jateng adalah 6%, sama dengan KUR bank lain.

“Bunga pada KUR Bank Jateng sama dibanding dengan bank lain, yakni enam persen. Bedanya biaya provisi, administrasi dan asuransinya lebih ringan dibanding bank lain, dan prosesnya lebih mudah dan cepat,” jelasnya.

Sedangkan untuk plafon pinjaman, Sheila menerangkan, untuk plafon Kredit Super Mikro maksimal Rp 10 Juta.

“Sedangkan plafon pinjaman Kredit Mikro sebesar Rp 10 juta sampai dengan Rp 50 juta. Dan untuk plafon Kredit Kecil, dari Rp 50 juta sampai Rp 500 juta,” terangnya.

Untuk jangka waktu, tujuan pinjaman dibedakan. Yakni modal kerja, untuk kredit Super Mikro dan Kredit Mikro selama tiga tahun serta kredit kecil selama empat tahun.

“Sedangkan ntuk investasi, baik kredit Super Mikro, Kredit Mikro maupun Kredit Kecil jangka waktunya lima tahun,” pungkas Sheila.

Sheila menambahkan, ketentuan ini tidak menjadi masalah bagi nasabah Bank Jateng yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya.

Terpisah, Kepala Bank Jateng cabang Kendal, Suko Hariyadi menjelaskan, bahwa di tengah situasi pendemi Covid-19 ini, makin banyak pelaku usaha khususnya segmen UMKM yang membutuhkan pinjaman lunak untuk menyelamatkan serta mengembangkan usahanya.

Di sinilah Bank Jateng dengan KUR hadir dengan menawarkan bunga yang cenderung lebih lunak dibandingkan dengan fasilitas pembiayaan pada umumnya.

“Hal ini untuk membantu para pelaku UMKM maupun IKM yang memulai usahanya kembali, ketika pandemi mereda akibat dampak dari penurunan angka penyebaran virus Covid-19,” kata Suko Hariyadi.(HS)

Disbudpar Kota Semarang Siapkan Antisipasi Adanya Lonjakan Pengunjung Saat Nataru

Vaksinasi Usia 6-11 Tahun Dimulai 24 Desember, Ganjar: Akan Kita Genjot