Fasilitas Umum di Banjir Kanal Barat Banyak Yang Rusak

Fasilitas kursi yang dibangun di sepanjang Banjir Kanal Barat (BKB) kondisinya rusak dengan kayu terlihat patah.

 

HALO SEMARANG – Fasilitas umum di bantaran Banjir Kanal Barat (BKB), kondisinya banyak yang rusak karena tak terawat. Hal ini terlihat dari kursi di tepi BKB yang disediakan untuk bersantai warga, mulai banyak yang rusak.

Misalnya di sepanjang BKB Jalan Basudewo, kayu kursi mulai banyak yangbkeropos dan patah, sehingga tidak bisa dipakai atau duduk.

Dari pantauan, halosemarang.id, di selokan juga masih banyak sampah daun, tisu, dan plastik.

Salah satu warga Kokrosono, Slamet (51) mengatakan, kawasan bantaran BKB yang telah dibangun pemerintah untuk jadi fasilitas umum, kini kondisinya memang tak terawat.

Hal ini karena rebdahnya kesadaran warga dalam merawat fasilitas yang telah disediakan pemerintah. Bahkan ada beberapa lampu yang padam, akibat bola lampu pecah.

“Harusnya ada pengawasan dari Pemkot Semarang yang patroli tiap hari agar fasilitas umum yang sudah bagus itu bisa aman dan terawat dengan baik. Kan sayang, dibangun dengan biaya yang mahal tapi, baru sebentar dipasang sudah rusak,” ujarnya, Minggu (3/1/2021).

Apalagi, kata dia, BKB bisa menjadi destinasi wisata air yang dikembangkan untuk mengangkat Kota Semarang.

“Kalau warga tidak mau merawat, dan justru mengotori seperti membuang sampah dan lainnya ke sungai, akan memperparah kerusakan lingkungan juga,” katanya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.