in

Fasilitas Publik Tidak Terawat, Wali Kota Semarang Minta Masyarakat Tingkatkan Rasa Memiliki

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat menyambangi wilayah Kelurahan Lamper Tengah, Kecamatan Selatan, Rabu (29/6/2022).

HALO SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sedikit mengernyitkan dahi ketika menyambangi wilayah Kelurahan Lamper Tengah, Kecamatan Selatan, Rabu (29/6/2022). Pasalnya dirinya sedikit kecewa melihat adanya fasilitas publik yang dibangun oleh Pemkot Semarang dalam kondisi tidak terawat. Menemui hal tersebut, dirinya pun kembali mengingatkan masyarakat untuk merawat lingkungan dan menjaga gotong royong di daerah masing-masing.

“Beberapa hal menjadi PR yang tidak kalah penting bagi kita semua agar mampu bergerak bersama. Lurahnya mampu menggerakkan masyarakat dan masyarakatnya juga harus merasa ini merupakan kampung sendiri, jika kampungnya bersih yang akan merasakan diri kita sendiri dan daerah sekitar Lamper,” tutur Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi.

Dirinya juga meminta masyarakat supaya menegakkan gotong royong. Dalam hal ini, Hendi pun menegaskan jika pemerintah siap membantu namun masyarakat juga harus siap menjadi inisiator penggerak. “Dengan gotong royong, jika daerah yang telah dibangunkan oleh Dinas Tata Ruang, barang sudah siap, maka silakan dipergunakan saja. Wilayah ini dirawat dengan sungguh-sungguh karena ini wilayah panjenengan sendiri, termasuk salah satunya menata Taman Impirli atau Taman Indahnya Pinggir Kali ini,” ungkap Hendi.

Sementara itu, Hendi juga menyebutkan beberapa fasilitas seperti lapangan futsal dan lapangan voli yang kurang terawat dengan baik supaya dapat diperbaiki. Dalam sambutannya Hendi berharap segera gerakkan warga dengan kerja bakti, permasalahan seperti ini bisa diperbaiki bersama-sama agar wilayah Lamper Tengah bisa menjadi lebih baik.

“Jika bukan kita sebagai warga, siapa yang akan melakukan. Jangan mau kalah dengan wilayah-wilayah lain di Kota Semarang,” imbuh Hendi.

Tak hanya itu, dirinya juga menekankan agar UMKM di daerah Lamper dapat lebih digerakkan namun dengan tetap menjaga kebersihan. “Sekarang yang terpenting jualan dulu, jangan sampai bangunan yang sudah ada dan disiapkan malah mangkrak tidak terpakai, serta jalan-jalan yang berlubang bisa segera diperbaiki,” pungkas Hendi.(HS)

Jadi Pilot Project, SMP 1 Kendal Buka Kelas Khusus Olahraga

Warga Dituntut Selektif Saat Beli Hewan Kurban