in

FASI Kendal Ajak “Mabur” Kades Kalirejo

Kades Kalirejo, Teguh Sumaryanto, saat mengikuti arahan dari Ketua FASI Kendal Sunoto sebelum mencoba terbang paralayang, Selasa (25/1/2022).

HALO KENDAL – Dalam rangka menggiatkan dan memperkenalkan olahraga kedirgantaraan kepada masyarakat, Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kabupaten Kendal terus melakukan promosi ke desa-desa di Kabupaten Kendal.

Seperti yang dilakukan hari ini, Selasa (25/1/2022), Ketua FASI Kendal, Sunoto mengajak Kepala Desa Kalirejo, Kecamatan Kangkung, Teguh Sumaryanto, untuk ikut berlatih Patalayang di lapangan desa setempat.

Kegiatan tersebut dilakukan di sela-sela latihan klub Paralayang dan Paramotor yang tergabung dalam Gatotkaca Paraglider Club Kangkung.

“Hari ini kita kedatangan Kades Kalirejo Kangkung, Pak Teguh Sumaryanto yang akan menjajal beberapa teknik dasar Paralayang, sekaligus beliau ingin mencoba terbang,” kata Sunoto.

Dikatakan, beberapa teknik dasar yang ia ajarkan yakni inflight tehnik alphin, tehnik rifes, dan landing. Sunoto berharap dengan kehadiran Kepala Desa Kalirejo ini, bisa memberikan motivasi dan semangat kepada generasi muda setempat, untuk terus berlatih dan mengasah kemampuan olahraga paralayang.

“Saya lihat teman-teman dari Gatotkaca Paraglider Club Kangkung sudah ada kemajuan. Mereka cepat menangkap semua materi yang diajarkan dan mempraktikannya dengan baik. Semoga dengan kehadiran pak kades, teman-teman bisa lebih semangat berlatih,” ungkapnya.

Sementara itu, Teguh Sumaryanto mengaku senang bisa ikut bergabung dan berlatih bersama FASI Kendal dan anak-anak dari Kangkung.

Dirinya berpesan kepada anak-anak klub paralayang untuk rajin mengikuti latihan, supaya bisa menjadi atlet kebanggaan. Selain itu kepada generasi muda di Desa Kalirejo Kecamatan Kangkung, untuk bisa mengikuti latihan yang digelar secara gratis ini.

“Saya pesan kepada anak-anak muda di Kecamatan Kangkung pada umumnya dan Desa Kalirejo khususnya, untuk bisa mengikuti latihan olahraga ini. Karena daripada melakukan hal-hal yang tidak berguna, apalagi sampai terjerumus hal yang negatif, mending ikut kegiatan seperti ini,” pesannya.

Saat ditanya bagaimana perasaannya saat menjajal beberapa teknik terbang paralayang, Teguh menjawab, awalnya ada rasa deg-degan. “Tapi setelah mengikuti arahan pak Sunoto, dan terbang. Ternyata asyik juga,” ungkapnya.(HS)

Pemkot Semarang Tawarkan Opsi Relokasi Bagi Warga Yang Tinggal Di Kawasan Rawan Bencana ke Rusunawa

Diduga Depresi Karena Sakit Tak Kunjung Sembuh, Wanita Asal Candisari Semarang Memilih Gantung Diri