in

Eny Yaqut Ajak DWP UHN Ambil Peran Tangani Pandemi Covid-19

Penasihat DWP Kemenag Eny Yaqut dan Ketua DWP UHN IGB Sugriwa Relin Denayu E, saat menanam pohon Nagasari. (Foto : Kemenag.go.id)

 

HALO SEMARANG – Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama, Eny Retno Yaqut Cholil Qoumas, mengajak anggota DWP Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus (UHN IGB) Sugriwa Denpasar, untuk ikut ambil peran dalam penanganan pandemi Covid-19.

Eny Yaqut minta DWP UHN, tidak hanya melakukan upaya pencegahan pandemi untuk diri sendiri, tetapi juga mengajak perempuan lain di sekitarnya, agar bangkit secara bersama-sama.

“Mari kita sama-sama untuk bangkit di tengah situasi Pandemi,” ¬†kata Eny Yaqut, saat berkunjung di Kampus UHN IGB Sugriwa, di Bangli, Sabtu (11/9).

Eny Yaqut yang akrab disapa Simbok Emban ini, menjelaskan pandemi Covid-19 telah berdampak pada hampir seluruh lini kehidupan, baik sosial, agama, budaya, dan ekonomi.

Kondisi ini menuntut masyarakat, termasuk DWP Kemenag, untuk beradaptasi dan tetap optimistis dalam menghadapi pandemi.

“Saya mengajak para Ibu di UHN IGB Sugriwa, untuk bisa beradaptasi dan bangkit dari kondisi ini,” kata Eny Retno Yaqut, Seperti dirilis Kemenag.go.id.

Dalam kesempatan ini, Eny juga turut menyaksikan pelepasan burung ke alam bebas dan menanam pohon Nagasari, di halaman Kampus, Bangli.

 

Menurut Ketua DWP UHN IGB Sugriwa Denpasar, Relin Denayu E, pohon Nagasari dinilai sakral bagi masyarakat Bali. Naga berarti kesuburan dan kemakmuran, Sari diartikan sebagai inti atau pusat.

“Jadi pohon Nagasari ini memiliki makna sebagai pusat kemakmuran atau inti kesejahteraan. Pohon ini hanya bisa tumbuh/hidup di beberapa tempat dan di Bali biasanya tertanam di areal Pura,” kata Relin Denayu E. (HS-08)

Share This

Senangnya Warga Segaran Didatangi Ganjar dan Jokowi, Sampai Ngimpi dan Rela Tak Sarapan Pagi

Timbulkan Kerumunan, Tiga Kegiatan Masyarakat Dibubarkan Satgas Covid-19 di Purbalingga