Enam Tenaga Medis Terpapar Covid-19, Layanan Puskesmas Kaliwungu Ditutup Sementara

Foto ilustrasi Covid-19.

 

HALO KENDAL – Setelah enam tenaga medis dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, semua layanan di Puskesmas Kaliwungu ditutup sementara sampai akhir pekan dan dibuka kembali pada Senin depan.

Dari pantauan, suasana di Puskesmas Kaliwungu tampak sepi, tak ada pelayanan maupun warga yang datang untuk periksa kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal, Ferinando Rad Bonay mengungkapkan, awalnya seorang tenaga administrasi di Puskesmas tersebut dinyatakan positif Covid-19.

“Diduga yang bersangkutan tertular saat membantu melakukan tracing terhadap warga yang kontak erat dengan pasien positif,” kata Feri saat ditemui di kantornya, Jumat (18/9/2020) sore.

Dikatakan, pihak Puskesmas kemudian melakukan tes swab terhadap 25 tenaga kesehatan lain yang disinyalir kontak erat dengan pasien dan ditemukan kembali 5 orang positif Covid-19.

“Jadi awalnya dari tenaga administrasi, kita lakukan swab 25 orang ditemukanlah 5 orang positif Covid-19. Total ada 6 orang,” terangnya.

Dari 6 orang tersebut, lanjut Feri merupakan tenaga perawat, bidan, serta tenaga administrasi.

“Saat ini sebagian dari mereka dilakukan isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Kendal, sedangkan sisanya isolasi mandiri di rumah masing-masing,” jelasnya.

“Pihak Dinkes pun melakukan tes swab kembali kepada 55 orang yang menjadi tenaga kesehatan dan pegawai Puskesmas pada Jumat pagi,” imbuh Feri.

Menurutnya, swab serentak dimaksudkan untuk mengetahui seberapa banyak petugas yang terpapar Covid-19.

“Sehingga Dinkes bisa mengambil langkah-langkah yang bakal diterapkan dalam pengoperasian Puskesmas Kaliwungu nantinya. Saat ini masih tunggu hasil swab lanjutan. Nanti diketahui jumlah pastinya,” ungkapnya.

Dengan ditutupnya pelayanan kesehatan, Dinkes Kendal menyarankan warga yang hendak periksa kesehatan menuju Puskesmas Brangsong maupun Kaliwungu Selatan.

“Kebetulan saat ini tidak ada pasien yang rawat inap, jadi kami sterilkan dengan penyemprotan disinfektan,” ujarnya.

Hingga kini, kata Ferinando, jumlah tenaga medis yang sudah terpapar Covid-19 di Kendal lebih dari 50 orang.

Dinkes kini mewaspadai terjadinya kembali klaster penularan Covid-19 lingkup puskesmas.

Sebagaimana 13 tenaga nakes di Puskesmas Kaliwungu Selatan beberapa waktu lalu terkonfirmasi.

“Klaster keluarga juga sudah ada. Kami berharap petugas puskesmas lain meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan APD lengkap saat bertugas. Minimal APD yang berstandar dalam menjalankan tugas,” pungkasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.