Enam Daerah Diikuti Calon Tunggal, Bagaimana Mekanisme Debat Calon Tunggal?

Ilustrasi Pilkada Serentak 2020.

 

HALO SEMARANG – Sebanyak enam dari 21 kabupaten/kota yang menggelar Pilkada serentak 2020 di Jawa Tengah hanya diikuti pasangan calon tunggal. Enam kabupaten/kota tersebut meliputi Kabupaten Grobogan, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Sragen dan Kota Semarang.

Terkait enam daerah yang hanya diikuti satu pasangan calon dalam Pilkada 2020 di Jawa Tengah, lalu bagimana mekanisme debat pasangan calon tunggal?

Ketua KPU Jawa Tengah, Yulianto Sudrajad menyatakan, bagi pasangan calon tunggal tetap ada prosesi debatnya.

Namun demikian, menurutnya, debat akan diganti dengan penegasan visi dan misi bagi pasangan calon tunggal tersebut.

Dalam penegasan visi misi itu, pasangan calon tunggal yang bersangkutan akan menyampaikan visi misi selama lima tahun ke depan di hadapan para panelis.

“Calon tunggal ini hanya memaparkan visi dan misinya kepada publik. Nanti ditanya moderator, harus dipertajam. Pelaksanaannya hanya dihadiri oleh moderator dan lima panelis yang berasal dari berbagai disiplin ilmu. Di antaranya dari akademisi, tokoh masyarakat dan KPU serta tim kampanye yang jumlahnya dibatasi,” ujarnya kepada halosemarang.id Senin sore (5/10/2020).

Yulianto Sudrajad menambahkan, selama penegasan visi misi pasangan calon tunggal akan disiarkan secara langsung  oleh lembaga penyiaran tersebut.

“Debat kita siarkan live melalui lembaga penyiaran publik atau swasta, lewat televisi atau radio dan streaming media sosial milik KPU. Harapannya agar masyarakat bisa mengikuti bagaimana visi misi calon bersangkutan,” katanya.

Mengenai pelaksanaan debat kandidat maupun penajaman visi misi pasangan calon tunggal, Yulianto Sudrajad menyatakan, sesuai jadwal akan dilakukan mulai 26 September hingga 5 Desember 2020.

Namun, hal itu kesepakan tergantung KPU kabupaten/kota dan tim kampanye.

“Sesuai jadwal kampanye mulai tanggal 26 September hingga 5 Desember 2020. Untuk pelaksanaannya tiap kabupaten/kota berbeda beda tergantung kesepakatan masing masing KPU dan tim kampanye,” ujarnya.

Yulianto mengingatkan para pendukung tidak perlu datang ke lokasi debat. Pendukung diimbau melihat siaran langsung lewat sejumlah media yang telah disiapkan oleh KPU.

“Kami berharap agar masyarakat cukup di rumah masing-masing saja, mendengar atau melihat siaran penyampaian visi misi,” ujarnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.