Edwards Paham Dijadikan Pion UFC

Leon Edwards/dok.

 

HALO SPORT – Petarung kelas welter Ultimate Fighting Championship (UFC), Leon Edwards, menegaskan tak masalah dirinya harus menghadapi monster baru di oktagon, Khamzat Chimaev.

Kini, Edwards menempati peringkat ketiga dalam daftar penantang kelas welter. Fighter 29 tahun berkebangsaan Jamaika ini dijadwalkan bertemu Chimaev pada UFC Fight Night 186, 19 Desember 2020.

Leon awalnya menolak dipertemukan Khamzat karena merasa lebih layak mendapatkan lawan elite ketimbang petarung yang belum punya peringkat. Edwards menerima tawaran bertarung selepas dimasukkan ke dalam daftar peringkat lagi.

Dia memahami dijadikan pion oleh UFC untuk melesatkan Chimaev.

‘’Mereka memperkirakan saya akan kalah dari Khamzat sehingga dia bakal semakin menjulang,’’ ungkap Edwards.

Kendati begitu, dia tak peduli. Leon punya rencana sendiri, dan siap memberikan pembuktian.

Edwards menjelaskan dalam negosiasi, UFC menjanjikan dirinya akan mendapatkan laga perebutan sabuk juara jika mampu mengatasi Chimaev.

‘’Khamzat menang dalam 17 detik? Saya pernah menang delapan detik. Sayalah yang akan menjadi petarung terakhir yang mengangkat tangan tanda menang pada tahun ini,’’ ujarnya.

Leon tidak boleh diremehkan. Mengoleksi rekor 18-3, dia hanya dua kali kalah angka, salah satunya tipis, dan sekali didiskualifikasi lantaran memakai serangan lutut ilegal.

Edwards sama tangguhnya dalam permainan atas dan bawah. Dia menguasai kick boxing dan jiu-jitsu Brasil.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.