Dwikorita : SDM BMKG Harus Miliki Daya Saing Global

 

HALO SEMARANG –  Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, mengatakan bahwa sumber daya manusia (SDM) di BMKG, harus memiliki daya saing global.

Hal itu demi menjawab tantangan saat ini, terutama dengan tidak adanya kepastian kondisi alam, yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi (cuaca dan iklim ekstrem), serta gempabumi-tsunami.

“Kontribusi terbaik pada berbagai peran yang disandang BMKG, hanya dapat dimiliki dengan kompetensi yang unggul. Dengan berbagai kebutuhan dan tantangan di satu sisi, namun di sisi lain terdapat berbagai aset berharga yang tersebar di berbagai tempat, pada berbagai orang dalam organisasi. Hal ini menjadi faktor pendorong BMKG, untuk segera mewujudkan BMKG Corporate University, pembelajaran yang terintegrasi,” ujar Dwikorita, seperti dilansir bmkg.go.id, Kamis (15/10), ketika membuka Seminar Nasional Pengembangan Kompetensi SDM Tahun 2020.

Seminar  bertema “Peran Corporate University Dalam Pengembangan Kompetensi Menuju SDM Berdaya Saing Global”, tersebut diselenggarakan secara virtual, oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BMKG.

Dalam laporan penyelenggaraan, Maman Sudarisman selaku Kepala Pusdiklat BMKG mengatakan bahwa BMKG Corporate University menandakan mulai era baru dalam proses pengembangan kompetensi di BMKG yang akan lebih memastikan segala bentuk kegiatan pengembangan kompetensi, agar memberikan peningkatan kinjerja dan konvergen terhadap tujuan organisasi.

Pengembangan BMKG Corporate university merupakan salah satu strategi BMKG untuk mewujudkan visinya menjadi global player dalam bidang Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (MKG).

“Daya saing merupakan hal yang menjadi kunci kesuksesan dalam mewujudkan visi ini, oleh karena itu kesuksesan pembangunan corporate university dalam mewujudkan SDM yang berdaya saing harus dipastikan untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi. Sebagai salah satu langkah awal pembangunan BMKG Corporate University di perlukan awaranes dan pemahaman dari berbagai pihak yang terlibat sehingga tercipta kesamaan presepsi dan ownership terhadap program ini,” paparnya.

Maman melanjutkan, “dengan adanya dua hal ini, diharapkan langkah pembangunan BMKG Corporate University ini akan lebih mudah mencapai hasil akhir yang telah di tetapkan. Seminar bertujuan untuk meningkatkan awarenes dan pemahaman tentang pembelajaran terintegrasi yang saat ini sedang dikembangkan oleh BMKG dalam wujud BMKG Corporate University,” jelasnya. (HS-08)

Seminar Nasional Pengembangan Kompetensi SDM Tahun 2020 berlangsung selama 2 hari kedepan dan diikuti sebanyak 447 peserta Se-Indonesia, dengan menghadirkan narasumber yang terdiri atas Assissten Deputi Manajenen Karir dan Talenta SDM Aparatur Kemen-PANRB Abas S. Subagja, Kepala Asosiasi Profesi Widyiaiswara Indonesia Budiarso Teguh Widada dan General Manager Pusdiklat PLN Badjul Mustafa, dengan Keynote Speech oleh Kepala BKN Bima Harya Wibisana dan Kepala LAN RI yang diwakili Asisten Deputi Bidang Kebijakan Pengembangan Kompetensi ASN M. Taufik. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.