Dukungan OJK Dalam Mengembangkan UMKM di Jateng

Kepala OJK Kantor Regional 3 Jateng dan DIY, Aman Santosa.

 

HALO BISNIS – Tingginya angka pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Jawa Tengah memiliki peran strategis dalam mendorong perekonomian.

Berbagai dukungan yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui program UMKM Bangkit! diharapkan mampu mendorong pelaku usaha kecil di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah berkembang usahanya.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Aman Santosa menekankan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memiliki peranan penting dalam mendorong peningkatan perekonomian Jawa Tengah.

“Angka menunjukkan bahwa usaha mikro kecil ini mencapai 4,13 juta di Jateng. UMKM itu menyerap tenaga kerja yang sangat banyak. Ini berpotensi didorong menjadi back bone (tulang punggung) lebih besar untuk menjadi usaha menengah,” ujarnya dalam siaran pers.

Aman menambahkan, program UMKM Bangkit! yang telah diluncurkan akan memfasilitasi UMKM agar dapat naik kelas melalui berbagai bentuk kegiatan.

Sejumlah dukungan dalam program UMKM Bangkit! diberikan agar pelaku usaha kecil berkembang usahanya.

Dukungan itu, lanjutnya, program peningkatan kapasitas pemasaran secara digital, program peningkatan kualitas produksi dan manajemen UMKM.

“Selain itu, program asistensi perizinan, pengembangan platform digital “UMKM Bangkit!” yang mengintegrasikan seluruh informasi dan potensi pengembangan UMKM,” ujarnya.

Program UMKM Bangkit! ini merupakan bagian dari kegiatan yang dilaksanakan OJK dalam Bulan Inklusi Keuangan yang jatuh pada bulan Oktober.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengapresiasi langkah OJK dalam memfasilitasi kegiatan-kegiatan untuk mendorong bangkitnya UMKM di Jawa Tengah.

Menurutnya, melalui UMKM Bangkit! diharapkan dapat memberikan solusi atas sejumlah persoalan yang dihadapi pelaku usaha kecil.

“Hal yang sangat penting dan menjadi jalan keluar UMKM saat ini, antara lain adalah pemasaran melalui marketplace, akses modal yang gampang, dan kolaborasi UMKM agar UMKM bisa bertahan,” ujarnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.