in

Dukung Menteri KKP, Polri : Nantinya Ada Satgas Awasi Pelarangan Ekspor Benur Lobster

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Drs Rusdi Hartono. (Foto : Tribratanews.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Kepolisian Negara Republik Indonesia memastikan akan mendukung kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), terkait pelarangan ekspor benih bening lobster (BBL).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Drs Rusdi Hartono, MSi, menyampaikan juga akan membantu mencegah ekspor secara ilegal.

“Pastinya Polri siap mendukung kebijakan KKP. Langkah Polri akan disesuaikan dengan bentuk kerja sama tersebut,” kata Karo Penmas, Senin (1/3), sepertti dirilis Tribratanews.polri.go.id.

Karo Penmas juga mengatakan teknis pengawasan pelarangan ekspor benur, akan dilakukan bersama sejumlah instansi terkait. Nantinya akan ada semacam tim gabungan untuk operasi pengawasan tersebut

“Itu masalah teknis nanti untuk di lapangan. Bisa juga dibuat satgas yang di dalamnya ada Polri, KKP atau instansi lainnya,” ujar Karo Penmas, seperti dirilis Tribratanews.polri.go.id.

Diganti Budi Daya

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Ir Sakti Wahyu Trenggono MM memutuskan untuk melarang ekspor benih bening lobster (BBL). KKP akan mengganti kebijakan ekspor benih bening lobster dengan budi daya di dalam negeri.

“Yang benur sudah pasti saya akan larang. Karena benur itu adalah kekayaan bangsa ini, kekayaan dari alam Indonesia. Benur hanya boleh dibudi daya, sampai kemudian ukuran konsumsi, karena nilai tambahnya itu adalah di ukuran konsumsi,” kata Menteri KKP.

Menurutnya, KKP nantinya akan kerja sama dengan Kapolri untuk menindaklanjuti pelarangan tersebut. Khususnya untuk memberantas pelaku yang melakukan kegiatan secara ilegal.

“Sekarang di jaman saya ini saya katakan sudah di-hold, akibat dari case itu. Tapi saya nyatakan di depan Anda semua bahwa itu pasti akan saya berhentikan dan kita akan meminta bantuan kepada Kapolri untuk selalu mencegah soal benur. Yang boleh kita lakukan adalah untuk budidaya,” tandasnya. (HS-08)

Tanpa Datang ke Kantor Polisi, Masyarakat Bisa Lapor Lewat e-Dumas Presisi

Selama 2020-2021 Beberapa Kasus Berhasil Diungkap Polres Kendal