in

Dukcapil Go Digital Semakin Optimal Selama Pandemi Covid-19

Dialog interaktif bersama Disdukcapil Jepara di LPPL Kartini FM Jepara. (Foto: Jepara.go.id)

 

HALO JEPARA – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jepara, mengoptimalkan pelayanan aplikasi Go Digital selama pandemi. Dengan sistem ini, warga tidak perlu keluar rumah untuk pengurusan administrasi kependudukan (Adminduk).

Hal ini disampaikan Kepala Disdukcapil Jepara, Sri Alim Yuliatun, beberapa waktu lalu, dalam dialog interaktif di Radio Kartini FM. Ikut mendampingi Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Wahyanto.

Disampaikan, terobosan pelayanan administrasi kependudukan secara daring ini semakin optimal diterapkan, untuk memudahkan pelayanan masyarakat selama pandemi. Apalagi saat ini memasuki Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Go Digital ini sangat membantu. Setiap harinya melalui layanan online yang kami lakukan, bisa mencapai ribuan. Setiap hari permohonan atau tanda tangan Kartu Keluarga (KK) bisa lebih 500 hingga 600 KK. Belum lagi akta kelahiran, kematian, hingga urusan pindah domisili,” kata Sri Alim, seperti dirilis Jepara.go.id.

Dukcapil Go Digital merupakan transformasi di bidang administrasi kependudukan yaitu dengan diterbitkannya kartu keluarga dan akta kelahiran yang semula ditandatangani dan di stempel basah oleh Kepala Dinas, sekarang telah ditandatangani secara elektronik (TTE), sehingga dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun.

“Dukcapil Go Digital ini secara nasional sudah dilaksanakan sejak 2018. Saat ini sangat membantu sekali dalam bidang pelayanan,” katanya.

Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Wahyanto mengatakan, layanan elektronik atau Go Digital ini tidak hanya layanan langsung kepada masyarakat, tapi juga pengarsipan dokumen yang dilakukan secara elektronik.

Namun demikian dalam pelayanan Go Digital ini masih mengalami beberapa kendala, misalnya Disducapil mensyaratkan nomor WhatsApp (WA) pemohon harus aktif.

Tapi kenyatannya masih banyak penduduk yang sering ganti kartu, akhirnya jika ada informasi atau permohonan data yang kurang dari petugas, pesan WA yang disampaikan tidak bisa diterima.

“Setelah ada balasan dari petugas yang menyatakan permohonan telah selesai diverifikasi, selanjutnya silahkan tunggu dokumen di rumah. Dokumen akan dikirim melalui jasa pos”, jangan diabaikan WA nya atau malah berganti kartu,” kata dia. (HS-08)

Share This

Mawar Hartopo Ajak Masyarakat Hati-hati Buang Limbah Masker

Bupati Pati Minta Masyarakat Ikut Rawat Hasil TMMD