in

Dukcapil dan KPU Jepara Kerja Sama Perekaman KTP Elektronik

Perekaman KTP elektronik di SMA N 1 Jepara. (Foto : Jepara.go.id)

 

HALO JEPARA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara, bekerja sama melakukan perekaman KTP elektronik dan mendata pemilih pemula, di sekolah-sekolah menengah atas.

Gelombang pertama dilakukan di SMA Negeri 1 Jepara, Selasa (15/3/2022). Dalam kegiatan itu, Disdukcapil dan KPU Jepara berhasil melakukan perekaman data kependudukan pada 41 siswa, masing-masing 38 siswa yang sudah berusia 17 tahun dan 3 siswa yang sudah berusia 17 tahun pada saat pemilu berlangsung.

Kegiatan perekaman disaksikan langsung Plt Kepala Disdukcapil, Dwi Riyanto; Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk, Sulasih; Komisioner KPU, Muntoko; Sekretaris KPU, Da’faf Ali; serta beberapa pejabat terkait.

Plt. Kepala Disdukcapil Kabupaten Jepara, Dwi Riyanto mengatakan bahwa sinergi Disdukcapil dengan KPU ini, ibarat sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampui.

Disdukcapil diuntungkan dalam percapaian target kepemilikan KTP elektronik, di sisi lain pendataan pemilih pemula yang dilakukan KPU juga terlaksana.

“Ke depan, pola kerja sama seperti ini perlu terus dipupuk dan dikembangkan. Dalam waktu dekat, kami sudah membuat jadwal sekolah mana saja yang akan kita kunjungi untuk perekaman KTP elektronik secara massal,” kata Dwi Riyanto, seperti dirilis Jepara.go.id.

Ketua KPU Kabupaten Jepara, Subchan Zuhri mengapresiasi kegiatan perekaman KTP elektronik secara massal, yang dilakukan Disdukcapi bersama KPU di sekolah-sekolah.

Menurut Subchan, hasil perekaman KTP elektronik secara massal ini akan mendukung program KPU dalam melakukan pendataan pemilih, khususnya bagi pemilih baru yang berasal dari siswa sekolah SLTA.

“Kerja sama Disdukcapil dan KPU ini saya yakin akan bermanfaat untuk percepatan perekaman KTP bagi warga Jepara yang sudah wajib KTP maupun untuk mempercepat pendataan pemilih baru bagi warga Jepara yang sudah mempunyai hak sebagai pemilih, yakni salah satu syaratnya berusia 17 tahun,” kata Subchan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Jepara, Sulasih, menjelaskan bahwa selain SMA Negeri 1 Jepara, minggu depan pihaknya juga akan melakukan perekaman di SMKN Batealit. Di akhir bulan diagendakan MA Matholi’ul Huda, Kedung dan SMKN 1 Jepara.

Di tempat berbeda, yaitu di Balai Desa Troso Kecamatan Kedung, Disdukcapil juga melakukan pelayanan akta kelahiran secara jemput bola. Mereka berhasil menerbitkan 46 akta kelahiran. Kegiatan jemput bola ini merupakan kegiatan rutin untuk mewadahi warga yang karena beberapa alasan tidak bisa akses secara online.(HS-08)

Bupati Jepara Minta Tiga Pilar Desa Jadi Jembatan Aspirasi

Bupati Blora dan Ngawi Berinergi Matangkan Rencana Pembangunan Perbatasan