Duh…. Pasien Covid-19 di Kabupaten Magelang Tambah 260 Orang

Ilustrasi Covid-19 di Magelang

 

HALO MAGELANG – Warga Kabupaten Magelang dan sekitarnya, nampaknya harus lebih ketat dalam menjaga diri dan menerapkan protokol kesehatan.

Hal itu karena dalam sehari kemarin, jumlah pasien postif Covid-19 bertambah 260 orang. Dari jumlah tersebut, 125 di antaranya diketahui postif, berkat program swab masif.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Nanda Cahyadi Pribadi, seperti dirilis oleh Magelangkab.go.id, mengatakan terbanyak hari itu dari Kecamatan Muntilan 52 orang; Mungkid 35 orang; Secang 25 orang; Borobudur 23 orang; Bandongan 18 orang; Mertoyudan 17 orang; Tempuran 15 orang; Salaman 13 orang; Dukun 12 orang; Candimulyo 10 orang; Tegalrejo sembilan orang; Sawangan enam orang dan masing-masing lima orang dari Ngablak, Borobudur dan Kaliangkrik.

“Selain itu juga dari Windusari empat orang; Salam tiga orang; Srumbung dua orang dan seorang dari Grabag,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Nanda Cahyadi Pribadi.

Swab masif yang dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Mahelang, hingga kemarin telah menyasar 11.724 orang. Dari sebanyak itu, ada 349 yang terkonfirmasi positif. Sasaran swab masif masih terhadap ibu hamil, lansia, komorbit dan kontak erat.

Adapun total pasien terkonfirmasi Covid-19 hingga Sabtu (5/12/2020), telah mencapai 3.507 orang. Rinciannya, 1.065 dalam penyembuhan, 2.348 sembuh dan 94 meninggal. Pada hari itu juga ada tambahan enam orang meninggal. Tiga di antaranya dari Mertoyudan, dan satu orang tersebar di Borobudur, Kajoran dan Windusari.

“Meski demikian, saat ini juga ada 62 pasien terkonfirmasi yang dinyatakan sembuh,” imbuhnya.

Mereka berasal dari Grabag 18 orang; Borobudur 17 orang; Srumbung 17 orang; Mertoyudan tiga orang; Sawangan tiga orang; dan satu orang di Mungkid, Ngluwar, Kaliangkrik dan Bandongan.

Adapun pasien suspek, saat ini ada tambahan 13 baru. Namun ada empat yang sembuh dan empat juga alih status menjadi pasien terkonfirmasi Covid-19.

Mereka yang alih status ke konfirmasi itu, berasal dari Salaman, Mungkid, Salam dan Tegalrejo.

“Jumlah kumulatifnya kini menjadi 68 dirawat, 14 isolasi mandiri, 726 sembuh dan 24 sembuh dari isolasi mandiri,” ujarnya. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.