in

Dua Swalayan dan Karaoke di Pati Ditutup

Bupati Pati Haryanto bersama dengan Dandim 0718/Pati dan Kabag Ops Polres Pati, Sabtu (3/7), memimpin apel dimulainya PPKM Darurat di halaman kantor Setda Kabupaten Pati. (Foto : Patikab.go.id)

 

HALO PATI – Dua swalayan di Kabupaten Pati, yakni Ada Swalayan dan Luwes, tutup selama dua pekan, mulai 3 Juli hingga 20 Juli. Selain swalayan, tempat karaoke, khususnya yang tak berizin juga ditutup.

“Ada dua swalayan yang tutup, ADA Swalayan dan Luwes. Tutup selama dua minggu, dan apabila tempat – tempat lain saja tutup, kenapa pusat perbelanjaan tidak berani menutup hanya dua minggu? ” kata Bupati Pati Haryanto, berkaitan dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Selain swalayan, tempat hiburan seperti karaoke, khususnya yang tidak berizin, juga harus tutup. Bupati pun menegaskan, jika pihaknya mendapati ada yang nekat buka, maka akan langsung ditindak.

“Ini tujuannya adalah agar kita memiliki kekuatan. Sebab, aturan apabila tidak ditegakkan oleh aparat yang menangani maka akan sia – sia, karena hanya sebuah kertas. Namun, sebuah kertas dapat memiliki kekuatan manakala dikerjakan dengan sangat baik,” kata Bupati, seperti diirlis  Patikab.go.id.

Menurut dia, untuk wilayah yang dia pimpin masuk dalam PPKM darurat level 4 atau setara dengan zona merah. Sehingga diperlukan upaya serius, agar virus Covid-19 tidak makin menyebar.

Karena itu Haryanto menegaskan, semua perintah harus dilaksanakan. Sebab, perintah tersebut semata-mata untuk menyelamatkan warga.

Haryanto juga mengimbau kepada semua pihak agar tetap bersabar selama kurun waktu dua minggu saja. Sebab pihaknya meyakini bahwa dengan ini, peningkatan kasus Covid – 19 akan turun. Pihaknya pun menegaskan bahwa PPKM Darurat bukanlah kebijakan sepihak dari pemerintah daerah melainkan merupakan kebijakan nasional. (HS-08)

Share This

Tingkatkan Standar Motivasi Jadi yang Terbaik

Relawan Pemulasaraan Jenazah Bantu RSUD Blora