in

Dua Pabrik Di Kawasan Candi Disegel Polisi, Ini Alasannya

Petugas menyegel tempat usaha yang berada di Kawasan Candi Gatot Subroto, Kecamatan Ngaliyan, lantaran melanggar Instruksi Mendagri No 15 Tahun 2021 dan Perwal Kota Semarang No 41 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat, Jumat (9/7/2021).

 

HALO SEMARANG – Polrestabes Semarang bersama Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Ngaliyan melakukan sidak PPKM Darurat pada sektor esensial di Kawasan Candi Gatot Subroto, Kecamatan Ngaliyan, Jumat (9/7/2021).

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, dalam pelaksanaan tersebut, pihaknya menyegel sementara dua tempat dari tiga usaha karena melanggar Instruksi Mendagri No 15 Tahun 2021 dan Perwal Kota Semarang No 41 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat.

Tempat pertama yang disegel yaitu PT SAMWOON Busana Indonesia, ditindak karena kursi kantin makan tidak ada jarak, sehingga pada saat istirahat makan menimbulkan kerumunan.

“Serta saat bekerja tak menerapkan prokes yang ketat dan melebihi 50% pekerja yang masuk,” kata Kapolrestabes Semarang.

Kemudian yang kedua PT STAR ALLIANCE INTIMATES, pihaknya pada saat istirahat menemukan kerumunan pekerja yang sedang makan bersama. Serta terdapat pasar tiban dan PKL di depan perusahaan yang berjualan tanpa prokes yang ketat.

“Selanjutnya dilakukan penutupan dengan police line dan pembubaran pasar tiban dan PKL yang berada di depan perusahaan,” kata Irwan seperti rilis yang diterima halosemarang.id, Jumat (9/7/2021).

Sementara itu, lanjut Irwan, satu tempat yang disidak namun lolos dari penyegelan yaitu PT ARINDO GARMENTAMA. Di sana petugas tak menemukan pelanggaran prokes dan sudah menerapkan 50% WFO bagi karyawannya.(HS)

Share This

Bupati Pati Minta Masyarakat Ikut Rawat Hasil TMMD

Petugas Gabungan di Sukoharjo Genjarkan Sosialisasi Protokol Kesehatan