Dua Korban Hanyut Banjir Di Boja Akhirnya Ditemukan

Evakuasi korban yang terseret banjir bandang di Dukuh Duwet, Desa Bebengan, Kecamatan Boja, Jumat (20/11/2020).

 

HALO KENDAL – Kegigihan tim gabungan dari SAR akhirnya membuahkan hasil. Dua korban yang hanyut dalam banjir bandang akhirnya ditemukan, Jumat (20/11/2020).

Kedua korban, bapak dan anak tersebut ditemukan di Sungai di Dusun Lamading, Desa Meteseh Kecamatan Boja dalam keadaan meninggal dunia.

Kedua korban yang hanyut di Kali Duwet bernama Rudi Waluyo (60) dan putrinya Nadia Ruly (20) yang merupakan ayah dan anak warga Desa Kedungsari, Kecamatan Singorojo.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa jasad korban yang pertama ditemukan adalah jasad sang ayah, beberapa saat kemudian akhirnya jasad sang putri juga berhasil ditemukan.

Menurut Indarto, petugas Satpol PP Kecamatan Boja, saat kejadian korban melewati jembatan Kali Duwet yang saat itu diterjang banjir hingga menutupi jembatan.

Menurutnya, karena saking derasnya arus, korban dan motor yang dikendarai hanyut. Saat itu ada warga yang berusaha menolong namun tidak kuat menahan terjangan air.

“Korban menjemput anaknya, saat lewat jembatan kemungkinan tidak mengetahui kalau ada banjir bandang dan air menutup jembatan setinggi 50 centimeter. Karena tidak kuat maka hanyut,” ujar Indarto.

Setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR dari BPBD Kendal dan Basarnas serta relawan, jasad korban ditemukan di sungai Meteseh.

Sementara itu menurut Budi Purnomosari dari Bazarnas, korban ditemukan tersangkut bersamaan dengan sampah dan dahan.

“Dua korban ditemukan di tempat yang berbeda namun tidak berjauhan, baju dan helm nasih terpakai saat ditenukan,” ujar Budi.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.