in

DPU Kota Semarang Mulai Lakukan Pendataan dan Pemetaan Lahan untuk Peningkatan Ruas Jalan Gajah

Peningkatan Jalan Gajah mulai dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang.

 

HALO SEMARANG – Rencana peningkatan berupa pelebaran jalan dan saluran di Jalan Gajah, saat ini mulai dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang. Yakni, masuk dalam tahap identifikasi bidang lahan yang akan dibebaskan untuk dilakukan pendataan dan pemetaan.

Kepala DPU Kota Semarang, Sih Rianung menjelaskan, jika identifikasi di Jalan Gajah ini menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang. Pendataan dan pemetaan sementara dilakukan di sisi barat Jalan Gajah.

“Prosesnya hingga saat ini terus berjalan, beberapa bidang pemetaannya sudah keluar. Sementara dilakukan di sisi barat, jadi proses pembebasan lahan tetap berjalan,” katanya, Senin (6/9/2021).

Rianung menambahkan, jika diperkirakan ada 40 bidang lahan yang akan dibebaskan dari Simpang Arteri Soekarno-Hatta sampai Simpang Jolotundo. Setelah dilakukan pemetaan, nantinya akan dilakukan pembebasan lahan yang rencananya akan dimulai pada tahun 2022 mendatang.

“Ada 13 peta bidang yang sudah keluar, untuk pembebasan lahan baru akan dilakukan tahun depan (2022-red),” katanya.

Untuk anggaran pembebasan lahan, kata dia, akan dianggarkan sekitar Rp 30 miliar. Pada tahun 2021 ini pihaknya masih fokus pada persiapan pengadaan tanah, mengingat anggaran yang dibutuhkan cukup besar, serta sempat terkena recofusing anggaran.

“Anggarannya sekitar Rp 30 miliar, tahun ini targetnya proses persiapan pengadaan lahan agar klir dan tahun depan (2022-red) akan diajukan,” tambahnya.

Adapun untuk peningkatan Jalan Gajah, lanjut dia, akan dilakukan dua seksi. Seksi pertama mulai dari Arteri Soekarno-Hatta sampai Jolotundo, serta seksi kedua Jolotundo-Simpang Majapahit.(HS)

Share This

Pelaku Penusukan Di Kalipancur Ditangkap, Ternyata Sudah 7 Kali Melakukan Kejahatan

Antisipasi Varian Mu, Ganjar Beli Whole Genome Sequencing