DPRD Kudus Usulkan Hartopo Jadi Bupati Definitif

Plt Bupati Kudus Hartopo dan Ketua DPRD Masan, menunjukkan naskah usulan Pengangkatan dan Pengesahan Wakil Bupati Kudus, menjadi Bupati Kudus sisa masa jabatan Tahun 2018-2023, dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Kudus. (Foto : Laman Pemkab Kudus)

 

HALO KUDUS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus, mengusulkan agar Wakil Bupati Kudus HM Hartopo, yang hampir dua tahun ini mengemban jabatan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, dapat menjadi Bupati Kudus definitif.

Pengusulan Hartopo tersebut terungkap dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Kudus, Kamis (18/2). Sidang dipimpin oleh Ketua DPRD Masan.

Dalam kesempatan tersebut, Hartopo bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kudus, menyaksikan penandatanganan naskah usulan Pengangkatan dan Pengesahan Wakil Bupati Kudus, menjadi Bupati Kudus sisa masa jabatan Tahun 2018-2023.

- Advertisement -

Selain itu, ditandatangani pula naskah Pemberhentian Wakil Bupati Kudus masa jabatan Tahun 2018-2023.

Sidang Paripurna DPRD tersebut, diapresiasi oleh Hartopo. Menurutnya, selama ini peran DPRD Kabupaten Kudus sangat besar. Sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat kuat, sehingga pembangunan di Kota Kretek dapat berjalan tanpa kendala.

“Kami menyambut baik usulan dari kawan-kawan anggota dewan. Selama ini sudah tercipta sinergi yang kuat, sehingga pembangunan dapat berjalan lancar,” kata dia, seperti dirilis laman Pemkab Kudus.

Selain itu, Hartopo mengaku siap mengemban amanah baru sebagai Bupati Kudus. Pihaknya pun akan memberikan yang terbaik untuk warga masyarakat Kudus.

Apalagi, selama menjadi Pelaksana Tugas Bupati, Hartopo selalu mengutamakan peningkatan kualitas pelayanan masyarakat. Namun, Hartopo tak mau gegabah. Mengingat, keputusan kapan dilantik sepenuhnya kewenangan Pemerintah Pusat.

“Mau jadi Wakil Bupati, Plt Bupati, atau Bupati definitif, saya selalu siap. Intinya, saya selalu berupaya melayani masyarakat dengan baik. Namun, untuk pelantikan, sabar dulu, karena Pemerintah Pusat yang tentukan,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Hartopo mengaku visi misi ketika kampanye tak akan berubah ketika menjadi Bupati Kudus definitif. Pihaknya menyebut, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik jadi fokus utamanya.

“Visi misi terus kita lanjutkan. Tidak ada perubahan. Fokus utamanya memang agar masyarakat Kudus ini bisa lebih sejahtera,” katanya.

Disinggung terkait pemilihan Wakil Bupati, Hartopo menunggu keputusan dari partai pengusung. Adanya Wakil Bupati, menurut Hartopo, dapat membantu tugas Bupati. Namun, apabila tidak ada Wakil Bupati, Hartopo tetap berupaya memberikan yang terbaik bagi warga masyarakat Kudus.

“Ada kita sambut bahagia karena ada teman bertukar pikir dalam memajukan Kudus. Tidak ada, ya, harus semangat memberikan yang terbaik bagi kesejahteraan masyarakat,” kata dia. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.