in

DPRD Kendal Mengesahkan APBD Kendal Tahun 2021

Rapat Paripurna Pengesahan Rancangan Peraturan Daerah APBD Kabupaten Kendal, Jumat (27/11/2020).

 

HALO KENDAL – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kendal tahun 2021 disahkan dalam rapat paripurna persetujuan bersama Bupati dan DPRD di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kendal, jumat (27/11/2020).

Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun, melalui Sekretaris Badan Anggaran, Ali Sutaryo mengatakan, rapat paripurna bersama bupati dan DPRD Kendal telah menyetujui terhadap Raperda APBD Kendal tahun 2021.

“Selanjutnya, berdasarkan Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Raperda APBD yang telah disetujui bersama sebelum ditetapkan oleh bupati, paling lama 3 hari disampaikan kepada Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat untuk dievaluasi,” kata Ali.

Sementara itu, Bupati Kendal melalui Sekda Kendal, Moh Toha menyampaikan, berdasarkan RPJMD Kabupaten Kendal tahun 2016-2021, arah kebijakan pembangunan tahun 2021 menitik beratkan pembangunan pada semua aspek, guna mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kendal.

“Tema pembangunan di tahun terakhir kepemimpinan bupati adalah Kendal Permata Pantura dengan fokus penekanan pada aspek pemulihan ekonomi, kesehatan, sosial dan insfrastruktur,” kata Sekda Kendal.

Lebih lanjut Moh Toha mengatakan, Kendal permata pantura adalah spirit untuk berjuang agar Kendal tampak seperti batu permata yang selalu indah dilihat dan nyaman dipandang.

“Harapannya, pada akhir periode ini, masyarakat Kendal mempunyai kualitas pendidikan, kesehatan, dan perekonomian yang baik, perekonomian rakyat meningkat melalui pemanfaatan keunggulan kompetitif daerah. Tentunya dengan didukung oleh peningkatan sistem informasi pasar dan penguasaan akses pasar dalam dan luar negeri, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif,” ungkapnya.

Secara garis besar struktur Raperda APBD Kendal tahun 2021 pendapatan daerah sebesar Rp 2.266.528.554.688,00, dengan belanja daerah sebesar Rp 2.293.370.062.864,00. Sehingga diproyeksi mengalami defisit Rp 26.846.508.176,00.(HS)

Share This

Wartawan Halosemarang.id Meraih Nilai Tertinggi di UKW PWI Jawa Tengah

Perkuat Pengawasan Partisipatif, Mappilu-PWI dan Bawaslu Jateng Teken Kerja Sama