DPRD Jateng Tetapkan APBD Perubahan Tahun 2020

Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menandatangani penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2020 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jawa Tengah, Jumat (11/9/2020).

 

HALO SEMARANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2020 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jawa Tengah, Jumat (11/9/2020).

Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto memimpin rapat paripurna dengan agenda Penetapan Rancangan Keputusan DPRD Jateng tentang Persetujuan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020, yang dihadiri juga oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Ketetapan diputuskan setelah masing-masing fraksi menyampaikan pendapat akhir atas Raperda tentang perubahan APBD tahun 2020 dan mendengar laporan badan anggaran terkait RAPBD perubahan tahun 2020.

“Dengan telah disetujui rancangan keputusan tersebut maka sekaligus ditetapkan sebagai keputusan DPRD Jawa Tengah dengan nomor 23 tahun tahun 2020,” kata Ketua DPRD Jawa Tengah, Bambang Kusriyanto.

Sementara Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, setelah adanya ketetapan itu APBD perubahan ini bisa segera dilaksanakan.

Diharapkan semua pekerjaan sampai akhir tahun dapat dilaksanakan sesuai yang sudah diprogramkan dalam APBD perubahan.

“Selanjutnya sesuai tahapan dan mekanisme Raperda ini, akan segera disampaikan ke Mendagri untuk dilakukan evaluasi yang membutuhkan waktu 15 hari sejak dokumen itu diterima, dan selanjutnya ditetapkan menjadi Perda. Oleh sebab itu kami mohon dukungan dan kerja sama pimpinan dan seluruh anggota dewan agar prosesnya bisa berjalan lancar,” katanya.

Adapun dalam APBD perubahan tersebut terdapat tambahan belanja langsung sebanyak Rp 190.400.000.000 yang dialokasikan untuk tiga rumah sakit milik Provinsi Jawa Tengah.

Ketiga rumah sakit itu meliputi RSUD dr Moewardi, RSUD Prof Dr Margono Soekarjo, dan RSUD Dr RM Soedjarwadi.

Selain itu, juga tambahan untuk belanja langsung sebanyak Rp 19.373.053.000 organisasi perangkat daerah yang dialokasikan ke Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Peternakan Kesehatan Hewan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Sekretariat BPBD, Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, dan Satpol PP.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.