DPRD Jateng Targetkan Raperda Pencegahan Narkoba Selesai November 2020

Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto ikut musnahkan narkoba yang digelar di Ditresnarkoba Polda Jateng, Rabu (7/10/2020).

 

HALO SEMARANG – DPRD Jawa Tengah menargetkan penyusunan Raperda Pencegahan dan Penanganan Narkoba selesai tahun ini.

Aturan tersebut sebagai upaya untuk menekan peredaran dan penggunaan narkoba di wilayah Jateng.
Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto menyatakan, saat ini Raperda Narkoba masih dalam proses penyusunan oleh Panitia Khusus (Pansus).

Menurutnya, salah satu isi dalam Raperda tersebut adalah memberikan kewenangan terhadap Satpol PP untuk ikut berperan serta dalam menekan peredaran narkoba.

“Dalam Raperda pencegahan narkoba itu, salah satu isinya memberi kewenangan kepada Satpol PP sebagai penegak perda dan bersinergi dengan pihak kepolisian untuk pencegahan peredaran narkoba,” ujarnya di Semarang, Rabu (7/10/2020).

Bambang Kusriyanto menambahkan, penyusunan Raperda tersebut dapat diselesaikan dalam satu bulan ke depan.

“Target tahun ini selesai. Mungkin bulan Oktober atau November tahun ini Raperda Narkoba selesai,” tuturnya.
Mengingat Jateng merupakan daerah transit, Bambang menjelaskan bahwa peredaran narkoba rawan masuk ke wilayah Jateng.

“Harapannya, dengan adanya Perda Narkoba, mampu meminimalisasi peredaran narkoba di wilayah Jateng. Hal ini mengingat Jateng merupakan daerah transit yang sangat rawan masuknya narkoba,” katanya.

Seperti diketahui, pada Juni 2020 lalu, Panitia Khusus (Pansus) Raperda Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika DPRD Jawa Tengah menggelar rapat perdana.

Dalam rapat tersebut Badan Kesatuan Kebangsaan Politik (Kesbangpol) serta Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP), dan Dinas Sosial turut dihadirkan.

Keberadaan instansi tersebut sangat penting mengingat pelaksanaan perda itu nanti akan dilaksanakan ketiga instansi tersebut.

Rapat yang dipimpin Ketua Pansus, Sholeha Kurniawati menjelaskan, pada pembahasan awal pihaknya ingin mendapat masukan perihal klausul dalam raperda tersebut. Selain itu, isi rancangan perda harus bersifat tegas dan memaksa supaya ada efek jera dalam unsur penindakan.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.