DPRD Jateng Dukung Pengembangan Tawangmangu Wonder Park Dengan Pihak Ketiga

Jajaran Komisi C DPRD Jateng saat melakukan kunjungan ke Tawangmangu Wonderpark, baru-baru ini.

 

HALO SEMARANG – Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah mengapresiasi pengelolaan Camping Tawangmangu Resort (CTR) yang dikelola Perusahaan Pariwisata (PP) Tawangmangu, salah satu Satker Perusda Citra Mandiri Jateng (CMJT) di Kawasan Wisata Tawangmangu Kabupaten Karanganyar.

Di mana pengembangan CTR yang dikerja samakan CMJT dengan PT Wisata Lawu Tawangmangu (WLT) sejak September 2020, dinilai telah menunjukan hal positif.

Ketua Komisi C DPRD Jawa Tengah, Asfirla Harisanto menyatakan, selama ini aset daerah di Tawangmangu belum dapat dioptimalkan.

Namun menurutnya, setelah dikerja samakan dengan pihak ketiga, CTR dengan tampilan baru ‘Tawangmangu Wonderpark’ mulai tampak menarik, sehingga diharapkan mampu menarik pengunjung.

“Rencananya dioperasikan untuk publik pada Desember 2020. Nantinya Satker Pariwisata milik CMJT itu bisa menyumbang pendapatan asli daerah (PAD),” ujarnya, Selasa (13/10/2020).

Asfirla berharap agar aset-aset lainnya yang masih mangkrak dan belum dioptimalkan, bisa segera dikerja samakan dengan investor atau pihak ketiga.

“Aset-aset lain yang tidak dapat menghasilkan PAD alias mangkrak, atau aset-aset yang menghasilkan PAD tapi minimalis, perlu dikerja samakan dengan investor (pihak ketiga) karena lebih menguntungkan dibanding dikelola sendiri,” tuturnya.

Hal senada disampaikan, anggota Komisi C DPRD Provinsi Jateng, Agung Budi Margono.

Dikatakan, mengoptimalkan aset Tawangmangu melalui kerja sama dengan investor (pihak ketiga) sudah tepat.

Untuk itu, pihaknya mendorong perusahaan-perusahaan daerah yang mengelola pariwisata atau perhotelan untuk membentuk holding tersendiri.

“Saya pikir kalau kita punya roadmap ke depan dengan membentuk holding terhadap unit-unit usaha di perusahaan daerah itu sangat bagus,” ujarnya.

Sementara, Dirut CMJT, Agung Rochmadi menyatakan, kerja sama dengan PT WLT berjangka 4 tahun sampai 2024.
Menurutnya, sewa per tahun senilai Rp 240 juta ditambah pajak, masih dikenai kenaikan sewa 10% per tahun dan sharing revenue (pendapatan) sebesar 10%.

“Seluruh karyawan CTR dialihkan otomatis menjadi karyawan tetap PT WLT. Itu semua upaya kami untuk mengoptimalkan aset Pemprov Jateng di Tawangmangu,” ujarnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.