DPRD Jateng Dorong Program Pamsimas Untuk Layanan Air Bersih Bagi Masyarakat

Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto dan Wakil Bupati Semarang saat peresmian pamsimas di Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Rabu (23/9/2020).

 

HALO SEMARANG – DPRD Jawa Tengah mendorong program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) sebagai upaya untuk meningkatkan akses layanan air minum dan sanitasi bagi masyarakat perdesaan, khususnya masyarakat di desa tertinggal dan masyarakat di pinggiran kota.

Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto menyatakan, keberadaan Pamsimas sangat dibutuhkan masyarakat di daerah pedesaan yang masih kekurangan air.

Untuk itu, menurut Bambang, pihaknya terus mengupayakan peningkatan akses layanan air minum dan sanitasi di pedesaan terus berkembang, sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Kami tetap berupaya untuk membantu peningkatan akses layanan air minum pedesaan dan tetap memperhatikan lingkungan, agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya saat peresmian Pamsimas III-HID di Dusun Krajan, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Rabu (23/9/2020).

Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugroho berharap, keberadaan Pamsimas di Dusun Krajan Desa Bedono, dapat dirawat dan difungsikan dengan optimal.

“Air bersih adalah sumber kehidupan. Jika tidak ada air bersih, maka kesulitan akan timbul di masyarakat. Untuk itu, diharapkan sama-sama menjaganya agar bermanfaat,” ujarnya.

Sementara Kepala Desa Bedono, Slamet Hidayanta menyatakan, Pamsimas sangat bermanfaat bagi warganya. Hal ini mengingat, wilayahnya pada musim kemarau terjadi kekeringan, sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

“Pamsimas ini bermanfaat bagi masyarakat kami, mengingat air bersih ini bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan menggunakan air bersih, maka masyarakat diharapkan dapat selalu menjaga kesehatannya,” ujarnya.

Ketua Pamsimas III Hibah Insentif Desa (HID) Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Heribertus Arjun Supriyadi mengatakan, keberadaan air bersih sangat membantu ratusan warga.

Saat ini, menurutnya, sekitar 230 kepala keluarga (KK) di Desa Bedono dapat menikmati Pamsimas yang telah diresmikan.

“Kami senang karena sekarang Dusun Krajan, Desa Bedono, ada program Pamsimas yang mampu memberikan kebutuhan air bersih kepada masyarakat. Hal ini berbeda sebelum ada Pamsimas, di saat musim kemarau, masyarakat harus berjalan kaki sekitar 1.500 meter menuju mata air untuk mendapatkan air bersih,” paparnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.