in

DPRD Jateng Dorong Percepat Siaran TV Digital

Wakil Ketua DPRD Sukirman menjadi narasumber dengan topik seputar siaran digital di TATV Surakarta. (Foto : dprd.jatengprov.go.id)

 

HALO SURAKARTA – DPRD Jateng mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jateng, untuk segera mempercepat migrasi siaran tv analog ke digital. Kehadiran siaran tv digital, akan membuka peluang hadirnya channel baru, sehingga menyemarakkan dunia penyiaran di Jateng.

Hal itu dikemukakan Wakil Ketua DPRD Sukirman, saat menjadi narasumber dalam dialog televisi “Aspirasi Jateng: Saatnya Beralih ke TV Digital, Bagaimana Nasib TV Analog”, di Stasiun TATV Surakarta, baru-baru ini.

“Saya mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika Jateng bisa secepatnya menerapkan siaran digital. Untuk penyebaran di daerah-daerah bisa segera merata untuk 35 kabupaten dan kota,” kata dia, seperti dirilis dprd.jatengprov.go.id.

Lebih lanjut Sukirman mengatakan, upaya mempercepat migrasi ke tv digital, antara lain dengan memperbanyak produksi set top box (STB). Jika ini dapat dilakukan, maka saat siaran analog dihentikan, masyarakat dapat segera melakukan penyesuaian.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Jateng, Riena Retnaningrum yang turut menjadi narasumber, optimistis siaran TV digital bisa menjangkau ke seluruh daerah di Jateng. Pemerintah menargetkan, pada Agustus tahun ini, warga Jawa Tengah hingga ke pelosok sudah dapat menangkap siaran tv digital.

“Sekarang ini saja sudah 70 persen cakupan wilayah penyebarannya,” jelasnya.

Riena juga mengatakan, tahap pertama penghentian siaran tv analog, akan dilaksanakan mulai 30 April 2022, meliputi wilayah Jateng II, yaitu Kabupaten Blora.

Penghentian siaran analog, juga akan dilaksanakan di wilayah Jateng III, meliputi Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Pemalang, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal. Selain itu juga untuk wilayah Jateng VI, meliputi Rembang, Pati, dan Jepara, dan Jateng VII meliputi Cilacap, Banyumas, Purbalingga, dan Brebes.

Untuk tahap kedua, penghentian siaran tv analog akan dilaksanakan pada 25 Agustus 2022, meliputi wilayah Jateng I, yakni Boyolali, Sragen, Grobogan, Kudus, Demak, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan Kota Semarang.

Selanjutnya untuk tahap ketiga, akan dilaksanakan 2 November 2022, meliputi wilayah Jateng V (Kabupaten Magelang, Temanggung, Kendal, Batang, dan Kota Magelang), serta Jateng VIII (Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, dan Wonosobo).

Ketua KPID Jateng Muhammad Aulia Assyahiddin, mengatakan pemerintah terus mempermudah migrasi ke TV digital, dengan mendorong ketersediaan STB.

Pemerintah juga akan mendorong produksi STB secara masif, agar harganya semakin terjangkau. Saat ini pun, STB beragam merek sudah tersebar di seluruh Indonesia. Masyarakat bisa mendapatkannya di toko elektronik terdekat atau melalui toko online. (HS-08)

Perlu Ada Solusi Tepat Guna Pecahkan Masalah Kelangkaan Minyak Goreng

Ribuan Keluarga di Kabupaten Semarang Terima Bantuan Pangan