in

DPRD Boyolali Setujui Tiga Ranperda, Bupati Tekankan Pentingnya Transportasi

Ketua DPRD Boyolali, Marsono (tengah) menandatangani berita acara persetujuan bersama atas tiga Ranperda di Ruang Rapat Sementara Pendopo Gede Kabupaten Boyolali. Selasa (30/08/2022). (Foto : boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boyolali, menyetujui tiga rancangan peraturan daerah (ranperda), satu di antaranya merupakan inisiatif DPRD.

Rapat paripurna digelar di Ruang Rapat Sementara Pendopo Gede Kabupaten Boyolali, Selasa (30/08/2022), dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Boyolali, Marsono didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Boyolali, Fuadi, Eko Mujiono dan Muslimin.

Dari tiga ranperda tersebut, dia di antaranya adalah usulan dari Pemkab Boyolali, yakni Ranperda tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta Ranperda tentang Penanaman Modal.

Selain dua rancangan peraturan tersebut, terdapat satu ranperda inisiatif dari DPRD, yakni tentang Penyelenggaraan Desa Wisata.

Dari tiga fraksi yang berada di DPRD, yakni Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Fraksi Karya Bangsa, dan Fraksi Indonesia Adil Sejahtera menyampaikan pendapat masing-masing.

Sigit Supama, dari Fraksi PDIP menyetujui ketiga ranperda tersebut untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Terlebih Ranperda tentang Penyelenggraan Desa Wisata yang dipandang dapat memberikan kepastian hukum agar kebijakan pembangunan kepariwisataan dapat lebih terarah, terencana dan terpadu.

“Fraksi PDI Perjuangan menyatakan menerima dan menyetujui ketiga Ranperda tersebut untuk selanjutnya ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Boyolali,” kata dia, seperti dirilis boyolali.go.id.

Bupati Boyolali, M Said Hidayat dalam sambutan, menekankan pentingnya Ranperda tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Menurut dia, transportasi merupakan sektor vital dalam proses pembangunan daerah dan berpengaruh besar pada sektor-sektor lainnya.

“Apabila transportasi di sebuah daerah baik dan tertata rapi, maka pembangunan di daerah tersebut akan bisa berjalan dengan lancar. Begitu pula sektor lainnya seperti ekonomi dan pariwisata, akan dapat tumbuh dan berkembang secara beriringan dengan baik,” kata Bupati.

Dengan disusunnya Ranperda tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dalam penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Kabupaten Boyolali dan mewujudkan sistem lalu lintas dan angkutan jalan yang selamat, aman, tertib, dan lancar.

Atas disetujuinya tiga Ranperda tersebut, rapat paripurna DPRD Kabupaten Boyolali diakhiri dengan Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Bersama oleh Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Boyolali beserta Bupati Boyolali. (HS-08)

Gadeng Pemkab dan PMI, Kodim Sukoharjo Latih Masyarakat Tanggap Bencana

Kompensasi Energi Meningkat Lebih dari Tiga Kali Lipat