DPRD Blora Setujui Wacana Utang Rp 500 Milyar Untuk Bangun 150 Kilometer Jalan Rusak

Foto: Blorakab.go.id

 

HALO BLORA – Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto, mengusulkan agar Bupati Blora segera mengajukan utang ke Pemerintah Pusat sebesar Rp 500 Miliar, untuk membiayai pembangunan jalan dan jembatan.

“Saya setuju jika pinjaman dilakukan untuk penanganan infrastruktur saja, khususnya perbaikan jalan dan jembatan. Bukan untuk kepentingan lainnya,” kata Siswanto, Kamis (18/3), seperti dirilis Blorakab.go.id.

Menurutnya, dana Rp.500 milyar tersebut bisa untuk membangun 150 kilometer jalan yang rusak berat. Dia menjelaskan dari 1,200 kilometer jalan yang ada di Blora, 964 kilometer (78 persen) di antaranya rusak.

Adapun dari 964 kilometer tersebut, 300 kilometer di antaranya rusak berat, 664 rusak sedang.

“Kami menyambut baik wacana Bupati Blora, untuk melakukan pinjaman. Wacana pinjaman sudah disampaikan Bupati Blora Pak Arief Rohman pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blora, usai pelantikan,” kata Siswanto.

Dia juga mengusulkan agar Bupati Blora, mengajukan pinjaman ke Pemerintah Pusat, dalam program Pinjaman Daerah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero, di bawah koordinasi Kementerian Keuangan.

Pinjaman Daerah melalui PEN berbunga rendah, bisa diangsur 2 sampai 7 tahun, dengan menggunakan APBD Kabupaten Blora.

“Saya usul agar Bupati Blora, Pak Arief Rohman bisa gerak cepat, agar bisa terealisasi pada APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2022, yang penyusunan Rencana Kerja Penerintah Daerah (RKPD) dimulai melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Blora, akhir Maret 2021 ini,” ungkapnya. (HS-08).

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.