in

DPP Partai Nasdem Bantu 10.000 Unit Baju Hazmat untuk Pemkab Kudus

Bupati Kudus, Hartopo, secara simbolis menerima bantuan alat pelindung diri (APD) berupa sepuluh ribu unit baju hazmat dari DPP Partai Nasdem. Bantuan diserahkan oleh jajaran DPD Nasdem Kabupaten Kudus, di Pendopo Kabupaten. (Foto : laman Pemkab Kudus)

 

HALO KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus menerima bantuan alat pelindung diri (APD) berupa sepuluh ribu unit baju hazmat dari DPP Partai Nasdem. Bantuan secara simbolis diserahkan kepada Bupati Kudus, Hartopo, oleh jajaran DPD Nasdem Kabupaten Kudus, di Pendopo Kabupaten.

Bantuan kemudian disalurkan kepada BPBD Kabupaten Kudus, untuk tenaga kesehatan sebagai ujung tombak penanggulangan Covid-19.

Bupati mengatakan, bantuan APD datang dari Wakil Ketua MPR RI setelah berkomunikasi lewat telepon pada hari sebelumnya. Disebut bahwa bantuan berupa perlengkapan medis akan terus disalurkan dalam waktu yang akan datang.

“Kudus telah menjadi isu nasional, maka dari itu Mbak Lestari Moerdijat sebagai Wakil MPR RI tadi malam telepon saya, beliau langsung menyodorkan 10 ribu APD Hazmat, nanti (bantuan) yang lain akan menyusul di antaranya Masker N95,” ujarnya, seperti dirilis laman Pemkab Kudus.

Hartopo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wakil MPR RI serta DPD Nasdem Kabupaten Kudus. Menurutnya, bantuan ini sangat tepat mengingat kebutuhan hazmat semakin meningkat bagi tenaga kesehatan.

“Tentunya saya atas nama Pemerintah Kabupaten Kudus mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian Bu Lestari, karena memang tenaga kesehatan butuh banyak (APD) untuk menanggulangi dan menghentikan penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Dijelaskan bahwa kebutuhan hazmat setiap harinya kian menipis setelah adanya lonjakan kasus corona. Pihaknya berharap, bantuan tersebut dapat membantu perjuangan menekan laju penyebaran Covid-19 di Kudus. Utamanya, sebagai dukungan tambahan kepada tenaga kesehatan yang merupakan ujung tombak melawan pandemi.

“Selama ini kebutuhan APD untuk nakes sangat mencukupi dan lebih, setelah ada lonjakan kasus, kebutuhan APD sangat menipis. Setiap hari otomatis pemakaian APD sangat banyak dan sekali buang. Dengan adanya bantuan, Alhamdulillah semoga bermanfaat bagi para tenaga kesehatan,” kata dia. (HS-08)

Sejarah KUA, dari Lembaga Kepenghuluan Pra Kemerdekaan sampai Kantor Urusan Agama

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Senin (31/5/2021)