Dosen USM Mulai Divaksin

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Semarang (USM), Iswoyo, MP, mengikuti program vaksinasi di RS Pantiwilasa, Citarum, Kota Semarang, Senin (15/3/2021).

 

HALO SEMARANG – Universitas Semarang (USM) memperoleh jatah vaksinasi Covid-19 Tahap I dari pemerintah melalui Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Semarang bagi dosen yang usianya 50 tahun keatas. Program vaksinasi bagi dosen USM ini dilakukan di Rumah Sakit Pantiwilasa Citarum, Senin (15/3/2021).

Pemberian vaksinasi tahap I tersebut diberikan kepada 40 dosen dengan syarat yang berusia 50 tahun ke atas. Hal itu disampaikan oleh tenaga medis dari rumah sakit tersebut. Rektor USM Andy Kridasusila, SE, MM, beserta para Wakil Rektor, serta dosen lainnya turut hadir mengikuti program vaksinasi.

Sasaran vaksinasi diberikan bagi yang sehat dalam rangka melindungi diri. Serta tentunya yang diberikan adalah orang-orang yang memiliki risiko tinggi untuk tertular, sehingga perlu diberikan vaksin terlebih dulu.

Rektor USM Andy Kridasusila, SE, MM, menyampaikan, vaksinasi yang merupakan program dari pemerintah harus didukung oleh seluruh masyarakat, termasuk USM yang merupakan entitas pendidikan tinggi.

“Kalau semua dosen dan mahasiswa nantinya sudah divaksin, maka proses belajar mengajar yang diharapkan bisa normal kembali seperti sediakala, akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di sekitar USM,” kata Andy menjelaskan.

Andy menambahkan, jika keadaan kembali pulih, maka kestabilan perekonomian nasional yang mulanya negatif dapat berangsur-angsur melesat positif.

“Pada akhirnya, jika semua aktivitas bisa berjalan dengan baik, maka perekonomian nasional yang di tahun 2020 dan sempat negatif pertumbuhannya, akan menjadi positif. Kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam vaksinasi akan mempercepat proses berbagai aktivitas kembali membaik,” tutup Andy.

Perlu diketahui bersama, bahwa vaksin adalah produk biologi konteks dalam rangka untuk memunculkan antibodi di dalam tubuh terhadap virus penyebab Covid-19. Dan antibodi itu sebenarnya adalah imun untuk melindungi tubuhnya dari penyakit itu sendiri.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.