Dorong Mandiri Secara Ekonomi, Pemkot Semarang Latih Ribuan Perempuan untuk Berwirausaha

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, Muhammad Khadik.

 

HALO SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang melatih sedikitnya sebanyak 1.650 perempuan untuk bisa berwirausaha melalui Perempuan Mandiri dan Tangguh (Permata) Hebat Kota Semarang. Termasuk, membantu hingga marketing atau pemasarannya selama ini yang menjadi kendala mereka.

“Kita fasilitasi, dan dampingi serta memberikan solusi agar mereka mandiri secara ekonomi,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, Muhammad Khadik, di sela-sela peluncuran PermataHebat.com di ruang Lokakrida lantai 8 Gedung Moch Ihsan, Senin (22/3/2021).

Sampai saat ini, kata Khadik, sudah ada sebanyak 200 orang perempuan yang punya lapak di permatahebat.com.

“Tadi ada saran dari Pak Wali Kota Semarang, agar diperhatikan juga untuk menjaga kualitas dan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan, ini penting. Kalau tidak ada kepercayaan dari konsumen nanti repot, karena untuk menjaga kelangsungan usaha mereka,” sambungnya.

Tujuan dari pelatihan ini, kata dia, agar perempuan bisa menghasilkan secara ekonomi meski di rumah. Sekaligus bisa memiliki keterampilan, dan produktif.

“Sedangkan kalau punya kendala di permodalan, kita akan bantu melalui kredit wibawa. Sampai ke pemasarannya, karena saat ini era serba digital,” katanya.

Dalam pelatihan kali ini, ada sebanyak 200 peserta. Baik, secara online dan offline yang masing-masing 100 peserta. Total yang sudah dilatih sebanyak 1.650 peserta.

“Sasaran kita dalam pelatihan ini, perempuan korban kekerasan, perempuan yang rentan secara ekonomi, dan kepala rumah tangga perempuan. Karena di Kota Semarang cukup banyak, ada sekitar 18.000 ribu orang. Selain itu perempaun yang termarjinalkan, kurang beruntung secara ekonomi,” katanya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, nantinya Pemkot Semarang akan terus melakukan pemantauan terkait dengan kualitas produk mereka, agar kepercayaan konsumen bisa terus terjaga.

“Supaya kemudian berhasil, eksistensi dan kualitasnya harus terjaga dengan baik, servis harus bagus, kualitas produk juga harus sama dengan yang sudah dipaparkan di aplikasi permatahebat.com,” jelasnya.

Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi menyampaikan, bahwa website ini nantinya bisa dimanfaatkan bagi kaum perempuan untuk mulai berbisnis, terutama bagi mereka yang sangat kesulitan dalam bidang pemasaran.

Terkait permodalan, dirinya mengatakan akan diselesaikan secara bertahap melalui kredit wibawa, pelatihan kerja sama hingga melibatkan perusahaan untuk mengeluarkan dana CSR.

“Persoalan pemasaran dengan teknologi informasi perlu dilakukan terobosan dengan kerja sama dengan E-commerce termasuk membuat aplikasi permatahebat.com, kita tidak bisa memungkiri bahwa masyarakat saat ini cukup banyak yang menggunakan fasilitas kemajuan teknologi informasi untuk mencari produk. Maka jika ini berhasil akan menjadi salah satu alternatif pemasaran,” pungkas Hendi.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.