Dongkrak Gairah Wisata di Tengah Pandemi, Kemenparekraf Latih Milenial untuk Promosi Melalui Produk Jurnalistik

Pelatihan jurnalistik bagi milenial peduli wisata oleh Kemenparekraf RI di Kafe Warga Lokal di Gedawang, Semarang, 11 hingga 12 Oktober 2020.

 

HALO SEMARANG – Untuk menggairahkahkan dunia pariwisata yang sempat lesu akibat pandemi Covid-19, para milenial di Jawa Tengah dilatih melakukan promosi wisata lewat media massa dan media sosial.

Para milenial yang berasal dari 35 kabupaten dan kota se-Jawa Tengah, mengikuti pelatihan promosi wisata melalui media massa dan media sosial dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker.

Acara ini dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI di Semarang, 11 hingga 12 Oktober 2020.

Pelatihan dilakukan di sebuah Kafe Warga Lokal di wilayah Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Semarang.

Para peserta diajari bagaimana mengeksplore flora yang ada di lokasi pelatihan melalui media sosial, seperti Facebook, Instagram, Twitter, serta Youtube.

Kebetulan di Kafe Warga Lokal ini memang representatif, karena berapa di lingkungan yang asri dan banyak jenis flora fauna di sana.

Selain itu para peserta juga dilatih praktik mempromosikan destinasi wisata daerahnya masing-masing, yang diunggah melalui media sosial serta membuat release wisata yang dikirim ke media massa.

Dalam pelatihan ini, beberapa tokoh media dilibatkan untuk menjadi instruktur.

Di antaranya Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jateng, Teguh Hadi Prayitno dan pemimpin redaksi media cetak di Jateng, Gunawan Permadi dan Aulia Muhammad.

Para peserta pun diajari bagaimana membuat berita tentang pariwisata yang menarik, yang dinilai layak untuk dimuat di media massa.

“Ada standar menulis berita sesuai ketentuan jurnalistik. Beberapa aspek yang harus dipenuhi, meliputi aspek bahasa, kelengkapan berita atau 5 W dan 1 H (What, Who, Why, When, Where, dan How), serta pemilihan visual yang layak untuk foto atau video,” kata Teguh Hadi Prayitno.

Para milenial ini diharapkan setelah mengikuti pelatihan, dapat mempromosikan destinasi wisata di wilayahnya.

Namun mereka tetap diingatkan untuk selalu menjaga dan mematuhi protokol kesehatan, mengingat saat ini Indonesia masih dilanda pandemi corona.

Bimbingan teknis strategi wisata melalui media ini diselenggarakan oleh Kemenparekraf RI yang diinisiasi oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Agustina Wilujeng Pramestuti.

Acara digelar santai dengan tema Bimbingan Teknik (Bintek) Produk Wisata Alam, Budaya, Buatan dan Implementasi Penerapan Protokol Cleanlines, Health, Safety, Environtmental Sustainability (Chse) di Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Agustina Wilujeng berharap, Bintek ini akan melahirkan para pewarta yang handal untuk mempromosikan pariwisata melalui media massa.

“Pariwisata di Indonesia harus bangkit, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Salah satu caranya adalah promosi harus digencarkan melalui media,” ujar mahasiswa S3 Undip ini.

Praktik lapangan ini merupakan hari kedua setelah mereka mendapatkan teori kepenulisan jurnalistik, yang dihadiri oleh Direktorat Wisata Alam, Budaya, dan Buatan Kemenparekraf, Ni Komang Ayu Astiti, serta Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indiyasari.

Sementara itu usai acara, peserta yang mengirim ke media sosial tercepat mendapatkan buku “Melanjutkan yang Tertunda” karya Puan Maharani.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.