in

DKP Kendal Gelar Pelatihan Mutu Olahan Hasil Perikanan

Kegiatan Pelatihan Mutu Olahan Hasil Perikanan,yang digelar di Aula SMK Negeri 4 Kendal, Kamis-Jumat (23-24/6/2022).

HALO KENDAL – Ibu-ibu dari berbagai wilayah di Kabupaten Kendal antusias mengikuti Kegiatan Pelatihan Mutu Olahan Hasil Perikanan,yang digelar di Aula SMK Negeri 4 Kendal, Kamis-Jumat (23-24/6/2022).

Mengambl tema Pembinaan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan dihadiri peserta dari Kecamatan Kendal, Kaliwungu, Boja dan Rowosari, yang telah mendaftarkan diri secara online.

Acara diinisiasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kendal dan dihadiri Ketua dan Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kendal, Dian Alfat Muhammad dan Irwan Subiyantoro.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kendal, Hudi Sambodo mengatakan, ikan termasuk bahan pangan yang beresiko tinggi karena sangat mudah rusak.

“Jika ditempatkan pada tempat dengan suhu ruang 27 derajat celsius, ikan hanya bisa bertahan beberapa jam dan mulai mengalami penurunan kualitas setelah dua jam di udara terbuka dan suhu ruang. Sehingga pengolahan ikan yang baik meningkatkan mutu produk ikan,” ungkapnya.

Sehingga, lanjut Hudi, menjaga mutu merupakan kewajiban bagi kelompok pengolahan dan pemasaran ikan, untuk menghasilkan produk yang aman dikonsumsi dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Selain itu, untuk menghasilkan produk olahan ikan yang layak diedarkan atau dijual di pasaran.

“Hal yang diperhatikan selama proses pengolahan ikan mulai dari proses awal sampai produk jadi dan siap untuk dijual adalah alur dan tata ruang produksi serta sanitasi dan higienitas,” jelas Hudi.

Dirinya memaparkan, pengembangan profesionalisme ini dilakukan dengan tiga pendekatan.

“Yang pertama melalui edukasi dengan sosialisasi, bimbingan teknis dan pelatihan. Kedua dengan pendampingan perizinan dan perizinan usaha untuk menunjang kegatan usaha dan yang ketiga dengan bantuan stimulus seperti fasilitasi sarana prasarana,” paparnya.

Ada beberapa olahan ikan yang diajarkan dalam pelatihan ini. Diantaranya, untuk jenis olahan kering seperti krispy ikan, kerupuk, abon, nugget dan bakso serta olahan lainnya.

“Selain itu, juga diajarkan olahan ikan basah seperti mangut ikan, presto ikan, ikan goreng atau ikan beku berbumbu,” bebernya.

Hudi menambahkan, kegiatan memilih digelar di SMK Negeri 4 Kendal, karena peralatan untuk penunjang pelatihan di sekolah ini lengkap.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi B, Irwan Subiyantoro mengatakan, kegiatan pembinan mutu hasil perikanan di Kabupaten Kendal ini harus terus dilakukan, dengan pendekatan berbasis pelaku pelaku usaha.

“Mutu hasil perikanan diupayakan untuk terus terjamin dengan cara pendekatan profesionalitas pelaku usaha. Baik pelaku usaha yang bergabung di kelompok atau pelaku usaha mandiri,” ujarnya. (HS-06).

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Jumat (24/6/2022)

Izinkan The Great Pindah Kelas